Home » , » Kuansing, Salah Satu Kabupaten yang Paling Indonesia
Saturday, 30 June 2012

Kuansing, Salah Satu Kabupaten yang Paling Indonesia

Posted by Mungkin Blog on Saturday, 30 June 2012

Kisah ini bercerita tentang seorang gadis yang bernama Memey dan biasa dipanggil Mey. Mey dilahirkan disebuah desa yaitu Desa Pulau Aro, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dan saat itu Mey berusia 16 tahun. Kuantan Singingi merupakan sebuah kabupaten di Provinsi Riau yang beribukotakan Kota Teluk Kuantan. Semenjak kecil, Mey meninggalkan kampung halamannya untuk ikut merantau bersama kedua orang tuanya. Namun pada suatu ketika yaitu saat memasuki Sekolah Menengah Atas, Mey dipulangkan oleh kedua orang tuanya kekampung halaman yaitu Desa Pulau Aro.

Sepulangnya dan sesampainya di Desa Pulau Aro, Mey merasa asing. Dia merasa seperti orang bodoh karena tidak begitu mengenali dunia disekitarnya. Walaupun terkadang mudik kekampung halamannya saat lebaran, namun Mey sempat merasa canggung berada dikampung halamannya sendiri. Yang dirasakan pertama kali olehnya adalah suasana penduduk yang ramah dan udara yang segar berbeda sekali dengan dunia kota. Karena ketidaktahuannya, maka Mey memutuskan untuk mencari tahu tentang kampung halamannya itu. Pada akhirnya Mey menemukan orang yang tepat untuk bertanya-tanya, siapa lagi kalau bukan Ninja Kuansing. Sejak saat itu Mey selalu menanyakan apa yang tidak diketahuinya tentang Kuansing kepada Ninja Kuansing dan selalu terjawab dengan tuntas. Berikut kisah Mey dan Ninja Kuansing berbagi cerita, ilmu budaya, ilmu sosial dan adat istiadat di Kuantan Singingi.
Mey dan Ninja Kuansing Mengawali Diskusi Mereka

Bahasa Daerah Kuantan Singingi
Bahasa daerah yang digunakan oleh mayoritas penduduk Kuantan Singingi adalah bahasa melayu taluk. Bahasa melayu taluk diwariskan oleh leluhur secara turun temurun. Antara desa yang satu dan desa lainnya terkadang memiliki pengucapan huruf konsonan yang berbeda. Tetapi secara umum masih terdengar sama dan akan mudah dimengerti. Bahasa melayu taluk memang sedikit mirip dengan bahasa Sumatera Barat. Namun, jika dipelajari lebih lanjut bahasa melayu taluk memiliki ciri khas tersendiri dalam pengucapannya. Terdapat beberapa kata yang tidak dapat diterjemahkan dalam bahasa Indonesia. Hal ini dikarenakan beberapa kata tersebut hanya sebagai penekan pengucapan, seperti cam, pere, ge, nua, mak, geran. Bisa diibaratkan to be jika kita belajar bahasa Inggris. Salah satu contoh kalimat berbahasa melayu taluk adalah sebagai berikut:

Andre       : Bu, Andre poi main kepasar lu mak..! (Bu, Andre pergi main kepasar dulu)
Ibu Andre : Ooo..yo la...elok-elok mak, tengok-tengok jalan. Jan malam amek baliak nye
                  (Oo..iya lah, hati-hati dijalan. Jangan terlalu malam pulangnya.!

Demikian contoh penggunaan bahasa melayu taluk dikehidupan sehari-hari. Namun, terkadang didesa lain ada pula yang menggunakan kata mua sebagai pengganti kata mak. Bahasa melayu taluk juga memiliki beberapa variasi berdasarkan desa masing-masing. Indonesia memang kaya akan bahasa.

Kesenian Tradisional Kuantan Singingi
Randai Kuantan Singingi
Sesaat ketika mulai jenuh dan bosan, kita dapat menikmati alunan musik tradisional dari Kuantan Singingi. Alat musik tradisional Kuantan Singingi adalah calempong onam. Calempong onam biasa dibunyikan diacara-acara adat Kuantan Singingi. Selain memiliki alat musik tradisional, Kuantan Singingi juga memiliki musik tradisional seperti randai kuantan, kayat, saluang dan lain sebagainya. Kayat dan saluang sangat tepat didengarkan saat gundah gulana. Sedangakan, Randai Kuantan merupakan sejenis kesenian tradisional yang dipentaskan dalam bentuk drama berpesan moral dan nilai-nilai budaya adat istiadat. Dalam perpindahan antara drama satu dan lainnya dimainkan sebuah lagu berbahasa melayu taluk yang diiringi dengan tarian berputar mengelilingi penyanyi dan pemain musik. Jika kita mendengarkannya maka badan serasa ingin bergoyang mengikuti irama dari lagu randai tersebut. Randai Kuantan biasa dipentaskan dalam acara-acara adat seperti pernikahan, sunatan, pertemuan adat dan lain sebagainya. Namun jangan berkecil hati, karena lagu-lagu randai sudah banyak dikemas dalam bentuk CD bahkan VCD, sehingga dapat dinikmati kapan saja dan bergoyang dengan sesuka hati.

Wisata Alam Kuantan Singingi
Air Terjun Guruh Gemurai
Indahnya panorama Indonesia memang sudah terkenal diberbagai penjuru negeri. Tidak mau ketinggalan, Kuantan Singingi juga memiliki wisata alam yang sangat indah dan cocok digunakan untuk bersantai melepas penat. Panorama yang masih hijau dan nyaman sangat mudah ditemui di Kuantan Singingi. Namun tidak lengkap rasanya apabila tidak mengunjungi Air Terjun Guruh Gemurai dan Air Terjun 7 Tingkat. Kedua air terjun ini terletak dikawasan Kecamatan Kuantan Mudik, dapat ditempuh melalui jalur darat sekitar 30 Km dari Kota Teluk Kuantan. Disana kita akan menemukan air terjun yang murni dari alam dengan kesegaran dan kesejukan yang dapat melepas penat. Berbagai fasilitas juga sudah dibangun oleh Pemda Kuansing, walau belum sepenuhnya terlengkapi. Namun, tidak akan mengurangi minat wisatawan untuk mengunjunginya. Terbukti dengan bertambah ramainya pengunjung yang datang disetiap hari libur. Semoga objek wisata alam ini dapat berfungsi dan dikembangkan dengan baik sehingga dikenal oleh seluruh Indonesia bahkan mancanegara.

Makanan Khas Kuantan Singingi
Jika kita merasa lapar, maka terdapat berbagai makanan khas dari Kuantan Singingi yang dapat dinikmati. Resep dari makanan atau cemilan tersebut diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang. Makanan khas Kuantan Singingi yang paling dikenal adalah konji berayak yaitu sejenis cendol yang terbuat dari tepung beras dan berkuah santan. Konji berayak dapat ditemukan diacara-acara adat Kuantan Singingi. Selain itu terdapat juga lauk pauk dan cemilan lainnya yang mudah ditemui, seperti:
- Gelamai, sejenis dodol yang terbuat dari tepung pulut yang telah dihaluskan dan dimasak dengan cara diberi minyak dan gula merah sehingga berbentuk kenyal seperti dodol. Setelah itu dibungkus dengan daun pandan yang dianyam.
Gulai CipuikGelamai

- Gulai Cipuik (gulai siput), merupakan lauk khas yang tersedia di Kuantan Singingi. Siput yang digunakan adalah siput halal yang berasal dari Sungai Kuantan. Biasanya dimakan dengan cara disedot, menyedotnya pun memerlukan teknik tersendiri.
Selain makanan tersebut diatas, masih terdapat makanan khas lainnya sepert lopek, paniaram, lomang panggang, bajik dopuar,  dan lain sebagainya.

Budaya Asli Kuantan Singingi
Pacu Jalur
Budaya asli Kuantan Singingi adalah pacu jalur. Jalur merupakan sebuah perahu panjang dan kemudian dilombakan dalam sebuah ajang yang bernama festival pacu jalur. Festival pacu jalur merupakan puncak dari kegiatan masyarakat Kuansing. Seluruh kepenatan dan keletihan dalam hidup diluahkan dalam berpacu jalur. Sanak saudara yang berada diperantuan akan segera berpulangan hanya untuk menyaksikan festival tahunan ini. Seluruh masyarakat bersuka ria menyambut datangnya pacu jalur yang dilaksanakan untuk memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ini. Entah apa yang akan terjadi bila budaya ini tidak dilaksanakan pada setiap tahunnya.

Busana Tradisional Kuantan Singingi
Tekuluak Berembai
Busana tradisional Kabupaten Kuantan Singingi adalah Tekuluak Berembai. Baju ini biasanya bermotif keemasan dengan warna dominan hitam, kuning, merah dan putih. Tidak lupa pula dihiasi dengan tekuluak yang terletak dikepala dan biasanya berwarna merah dan putih. Baju adat ini biasa dipakai dalam acara-acara adat seperti pacu jalur, pertemuan adat, pawai budaya dan lain sebagainya. Begitulah ciri khas dari busana tradisional Kuansing, tidak akan pernah ditemukan didaerah lain dan yang pastinya paling Indonesia.
Kebiasaan-kebiasan Unik
Banyak terdapat kebiasaan unik yang dapat ditemui dalam keseharian masyarakat Kuantan Singingi. Kebiasaan-kebiasaan tersebut tampaknya sudah sangat melekat dihati masyarakat sehingga sudah asing rasnya apabila kebiasaan terebut tidak lagi dilakukan. Berikut kebiasaan-kebiasaan yang sering dilakukan dan sering terjadi di masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi:

-Mandi ke Sungai Kuantan
Jika dilihat secara seksama, Sungai Kuantan masih terbilang bersih dan jernih. Sampah-sampah sangat sedikit ditemukan disungai ataupun ditepi sungai. Hal ini membuat bertambah asyiknya mandi di Sungai Kuantan. Hingga suatu ketika terdapat mitos bahwa dimana wisatawan yang telah mandi di Sungai Kuantan maka dipastikan orang tersebut akan datang kembali ke Kuantan Singingi. Tidak pasti mengenai kebenarannya, yang pasti adalah mandi di Sungai Kuantan sangat terasa segar, nyaman, dan terasa lebih dekat dengan alam. Sungai Kuantan merupakan sumber air bagi masyarakat Kuantan Singingi, apalagi jika kemarau mulai melanda.
Meambang DurianMandi ke Sungai Kuantan

-Meambang Durian (Menunggu Durian Jatuh)
Meambang durian merupakan suatu kebiasaan masyarakat Kuansing yang masih berjalan hingga saat ini. Jika tiba saatnya musim durian, maka mulailah hutan akan dipenuhi oleh manusia-manusia yang menunggu durian miliknya jatuh. Tak jarang pula menunggu durian juga menjadi ajang silaturahmi yang asri karena dilakukan secara bersama dialam Indonesia yang indah ini.

-Banjir dan Rumah Bertingkat
Banjir dapat dikatakan sudah menjadi tradisi tahunan. Banjir akan segera melanda disetiap musim hujan didesa-desa  yang berbatasan langsung dengan Sungai Kuantan seperti Desa Pulau Aro, Desa Seberang Taluk, Desa Pulau Kedundung, Desa Koto Taluk dan desa-desa lainnya yang berbatasan langsung dengan Sungai Kuantan. Banjir ini bukan diakibatkan sampah atau sejenisnya, melainkan meluapnya air Sungai Kuantan diakibatkan curah hujan yang tinggi. Untuk mengatasi hal tersebut, sudah menjadi kebiasaan bagi masyarakat yang tinggal dipinggir Sungai Kuantan membangun rumah meraka secara bertingkat. Sehingga jika banjir datang melanda, barang-barang dapat segera diselamatkan keatas tingkat. Selama ini belum pernah terjadi banjir yang begitu besar dan menenggelamkan sebuah rumah, dan kami berharap itu tidak akan pernah terjadi.

Bermain Perahu saat BanjirBanjir di Desa Pulau Aro, Teluk Kuantan


Mendengar dan memahami penjelasan yang diberikan Ninja Kuansing, akhirnya Mey mengerti dan paham semua tentang Kuantan Singingi. Seluruh yang dijelaskan mencakup tentang bahasa daerah, kesenian tradisional, kebudayan, keindahan alam, makanan khas, adat istiadat serta kebiasaan-kebiasaan yang Paling Indonesia di Kabupaten Kuantan Singingi. Hingga saat itu Mey sadar bahwa Kuansing memiliki seluruh yang menjadi ciri khas Indonesia dan kemudian berusaha menjaga dan melestarikannya hingga akhir zaman.

Akhirnya Mey mengerti seluruh tentang Kuansing

Demikianlah ulasan tentang Kuansing, salah satu Kabupaten yang Paling Indonesia. Cerita diatas merupakan fiktif belaka yang bertujuan untuk menjelaskan seluruh tentang Kuansing. Semoga pengetahuan sobat bertambah dengan membaca artikel ini dan kembali membangkitkan jiwa budaya yang tersimpan dalam diri sobat. Mari kita bersama-sama menjaga, mencintai dan melestarikan seluruh adat istiadat serta budaya yang ada Indonesia. Kita adalah remaja yang muda, beda dan Paling Indonesia. Jika bukan kita, siapa lagi yang akan menjaganya?

Thanks for reading & sharing Mungkin Blog

Previous
« Prev Post

4 komentar:

  1. baru tau ada nama kabupaten kuansing..hehehehe

    ReplyDelete
  2. Semanagat mengindonesiakan indonesia...
    semangat Indonesia!!
    salam anak negeri

    mengundang blogger Indonesia hadir di
    Lounge Event Tempat Makan Favorit Blogger+ Indonesia

    Salam Spirit Blogger Indonesia

    ReplyDelete
  3. ahahahaha nak golakk den baco artikel e.. salam kenal dari blog cakrawala kuansing, blog nya ughang kaghi.

    ReplyDelete
  4. (ړײ)ƗƗɑ̤̈ƗƗɑ̤̈ =D ƗƗɑ̤̈ƗƗɑ̤̈(ړײ) golak den sughang

    ReplyDelete