Tuesday, 14 August 2012

Nikmatnya Mudik

Posted by Mungkin Blog on Tuesday, 14 August 2012

Tradisi mudik memang sudah menjadi tradisi tahunan yang dilakukan menjelang lebaran di seluruh Indonesia. Mudik merupakan suatu kata lain dari "pulang kampung". Sebenarnya kenapa gak bilang pulang kampung aja ya? Hhmm ya mungkin aja orang-orang dikota besar sana ada yang gengsi bilang pulang kampung. Terkesan kampungan mungkin kali ya...wehehe *becanda

Saya dan kedua orang tua saya merantau ke suatu tempat yang berbeda. Saya merantau untuk menuntut ilmu di Kota Pekanbaru, Riau dan orang tua saya merantau untuk bekerja di Tembilahan, Riau. Kami memang memiliki tempat perantauan yang berbeda. Tapi ada satu yang sama yaitu kampung halaman tempat kami dibesarkan. Tempat seluruh keluarga besar berkumpul dan menikmati kebersamaan. Kampung halaman kami itu bernama Kota Teluk Kuantan.

Tidak banyak waktu kami untuk bersama, hanya beberapa kali kami berkumpul dikampung halaman. Oleh karena itu, mudik merupakan suatu moment yang sangat ditunggu-tunggu. Tak sabar rasanya ingin berbagi suka duka dan bersenda gurau bersama keluarga. Saya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini, selagi keluarga masih utuh dan diberikan kesempatan oleh yang maha kuasa.

Mudik selalu identik dengan transportasi. Banyak alternatif transportasi yang dapat kita gunakan. Mulai dari jalur darat, udara hingga laut. Jarak dari Kota Pekanbaru menuju Kota Teluk Kuantan sekitar 168 km. Bukan jarak yang begitu jauh. Di Teluk Kuantan gak ada pelabuhan, apalagi bandara. Ya cukup melalui jalur darat saja dengan waktu kurang lebih 3-4 jam perjalanan.

Mengingat bahwa saya adalah seorang wanita. Untuk mudik seorang diri rasanya tidak mungkin saya lakukan. Terlalu banyak resiko yang harus dihadapi. Oleh karena itu, saya menyuruh kakak saya untuk menjemput saya ke Pekanbaru. Siapa lagi kalau buka Well Jung So Min? Hanya dia kakak yang paling pengertian.

Sabtu siang tepatnya tanggal 11 Agustus 2012, kak well tiba di Kota Bertuah (Pekanbaru).
"ehh kak, udah nyampai ya"
"iya, capek bgt tau"

Saya memang menyuruh kak well untuk menggunakan travel, soalnya kan kita mau pulang bareng helikopter saya. pakai sepeda motor. Hehehe
Rencana awal, mudik ke Teluk Kuantan dilaksanakan pada hari Minggu 12 Agustus 2012. Namun ada suatu insiden yang terjadi. Apakah itu? Ternyata kak Well punya alasan lain selain menjemput saya, alasannya yaitu bertemu gebetannya. cihuuyy...
"va, besok senin aja ya pulangnya"
"iya deh"

Dengan ringan hati saya memakluminya. Lagian saya juga nungguin orang tua balik dari Tembilahan, katanya mereka juga mudik hari senin. Akhirnya kami memutuskan untuk mudik hari Senin 13 Agustus 2012. Senin pagi saya mulai packing dan membersihkan rumah yang bakal ditinggal beberapa minggu.

Mudik menggunakan sepeda motor bukan suatu pilihan yang main-main. Banyak persiapan yang harus dilakukan, diantaranya yaitu:
  • Cek kesiapan motor 
Mengecek kesiapan sepeda motor merupakan suatu keharusan. Hal ini dilakukan demi keselamatan dunia dan akhirat. Apa saja persiapannya? Ya,,mulai dari ganti oli, cek angin, cek rantai, cek surat-surat kendaraan dan yang paling utama adalah ngisi bensin, ya kan?
  • Cek kesiapan diri
Mempersiapkan diri juga merupakan suatu keharusan. Apalagi dalam keadaan berpuasa. Jangan sampai mengemudi disaat ngantuk. Selain itu perlengkapan bersepeda motor juga harus di penuhi diantaranya jaket, helm, sarung tangan, dan lain sebagainya.

Setelah semuanya beres, kami mulai meninggalkan Kota Pekanbaru pada pukul 11:00 WIB.  Dan akhirnya sampai di kampung halaman pukul 15.00 WIB. Saya gak tau mau cerita apalagi, yang jelas:

AKU MUDIK OOIIIYYY........
*gakPenting

Nih foto-fotonya:

Istirahat Dulu



Capek ya Kak??

Gerbang (Anda Memasuki Kota Teluk Kuantan)

Thanks for reading & sharing Mungkin Blog

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Post a Comment