Home » » Politik? Bullsh*t..!!
Tuesday, 8 January 2013

Politik? Bullsh*t..!!

Posted by Mungkin Blog on Tuesday, 8 January 2013

Mungkin judul diatas terlalu vulgar untuk sebagian sahabat Mungkin Blog. Oleh karena itu, saya minta maaf sebelumnya atas judul yang saya buat apa adanya itu. Ada yang bertanya ada apa dan kenapa? Gak ada ya? Tetap seperti biasa, ada ataupun gak ada yang bertanya akan tetap saya lanjutkan postingan ini.

Jika orang bicara tentang politik, tidak tahu mengapa telinga saya tak sanggup untuk mendengarnya. Sebenarnya mengucapkan kata “politik” saja sudah membuat lidah saya panas. Tapi tak tau mengapa saya bisa menuliskannya untuk kali ini. Ada yang mau meledak rasanya dari dalam tubuh ini jika tak cepat saya luahkan didalam blog ini. Sebenarnya ini ada apa? Kenapa saya tiba-tiba bicara soal politik? Padahal saya paling anti dengan politik. Ada yang nanya? Gak juga? Lanjut..!!
Akhir-akhir ini ke-muak-an saya terhadap politik telah sampai distadium akhir. Salah satu jalan agar ke-muak-an ini tidak meledak sembarangan yaitu dengan menuliskannya disini. Kenapa saya muak? Karena dimata saya didalam politik itu banyak terdapat kemunafikan, kecurangan, permainan, dan tipu daya. Dimulai dari yang pertama kemunafikan, rata-rata (bukan semua politikus, camkan itu!) orang yang berpolitik atau biasa disebut politikus bersifat munafik. Kenapa saya bisa mengatakan hal demikian? Jangan diambil contoh terlalu jauh, contohnya saja politik mahasiswa dikampus. Setiap pemilihan ketua BEM atau apalah namanya, pasti visi-misi yang disampaikan selalu yang baik-baik padahal dibalik kebaikan itu tersimpan seribu alasan lainnya (zaskia gotik kali ye, seribu alasan, ckck). Entah itu ingin disegani dikampus, dihormati, dikenal, dan lain sebagainya.
Kemudian yang kedua, kecurangan. Memilih ketua BEM, ketua partai, anggota DPR atau mungkin presiden. Saya yakin ada banyak kecurangan didalamnya. Bisa tidak ada politik yang dikatakan bersih, khususnya di Indonesia. Ini di Indonesia loh..! Indonesia...!! Belum lagi masalah KKN (Korupsi Kolusi dan Nepotisme). Sepertinya kecurangan ini sudah mendarah daging pada semua masyarakat Indonesia. Tak hanya politikus, biasa kita juga sering melakukannya. Seperti mengambil sisa uang belanja yang diberikan orang tua, padahal kita mengatakan bahwa uang tersebut telah habis. Sama juga dalam berpolitik, mereka-mereka yang duduk dikursi empuk dikantor-kantor mewah yang ber-AC itu banyak (tidak semua) yang melakukan kecurangan alias KKN ini. Lihat saja berita ditelevisi, tak sedikit pejabat yang koruptor. Lihat saja didaerah kalian masing-masing, siapa yang menjabat dikantor bupati? Anak bupati, sepupu bupati, keponakan bupati, kakaknya bupati, abangnya bupati. Kemudian ada lagi bupati yang selalu mencabut bantuan dana untuk suatu desa hanya karena dulu desa tersebut hampir saja membantunya kalah dalam pemilu. Semuanya menjadi permainan. Miris memang..!!
Ada lagi tipu daya. Tak habis cara yang bisa dilakukan para politikus demi mendapatkan yang dia inginkan. Saya pun tak tahu apa yang sebenarnya mereka inginkan. Yang jadi pertanyaan besar sekarang ini adalah SEBENARNYA PARA POLITIKUS ITU MAU APA? Uang..?? Ya, saya rasa beliau-beliau itu hanya ingin uang. Saya juga mau uang, saya juga butuh uang. Tapi haruskah dengan menipu orang lain?
Politik, kini citra politikus semakin memburuk. Tak bisa dipungkiri bahwa masyarakat Indonesia yang lemah seperti saya ini, semakin membenci yang namanya POLITIK. Banyak yang bilang kalau politik itu omong kosong. Politik? Bullsh*t..!!! Merasa tertipu, dipermainkan, dikhianati, dan di-PHP-in. Akhirnya lanjut menuju galau, frustasi dan menyerah dengan keadaan. Memang tidak semua demikian, tetapi karena satu orang politikus yang bebuat buruk, maka buruk pulalah pandangan terhadap politikus lainnya. Ibarat peribahasa mengatakan: karena nila setitik, rusak susu sebelanga
Sebenarnya saya tidak berani memosting tulisan ini, tapi apalah daya tangan saya tidak mau berhenti menjamah keyboard ini. Saya hanya berharap yang terbaik untuk kedepannya. Saya memang tak bisa melenyapkan kebobrokan dunia politik di Indonesia. Saya memang tidak bisa melenyapkan para koruptor. Saya juga tidak bisa memimpin negara. Saya juga tidak paham betul dengan semua ini. Tapi ya sudahlah, saya hanya sekedar mengungkapkan dan saya hanya sekedar curhat. Apabila ada yang tersinggung saya mohon maaf dan yang jelas TIDAK ADA SATU NAMA PUN yang saya sebutkan disini. Sekian curhat colongan saya hari ini dan harap dimaklumi.

Thanks for reading & sharing Mungkin Blog

Previous
« Prev Post

16 komentar:

  1. Aku pernah berkecimpung di dunia politik. dan apa yang dituliskan di atas, hanya belum seberapa dari sekian banyak fakta-fakta politikus yang sangat menjijikan...thanks for this post. Politic, NO!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. waahh kayaknya pengalaman yg tak terlupakan tuh,,hhmm bagus deh klau udah tobat,,ckck

      Delete
  2. namnaya politik emang githu. ada yg bilang politik itu kejam. tak ada musuh abadi dlm politik, kapan aja bisa jd kawan, kapana ja abisa jadi musuh. so, waspadalah! waspadalah!

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahah ada2 aja vas, udah kyak pembawa berita yg ditipi2 aja lu,,ckckck hhm ya emg gtu lah knytaannya vas -_-

      Delete
  3. Politik memang seperti itu ...

    Semoga cepat sadar deh King Of Money Policity (@,@)/

    ReplyDelete
    Replies
    1. amiiinn saya selalu mendoakan yg terbaik untuk mreka >_<

      Delete
  4. orang berkorupsi itu selain pengen uang dia juga pengen aman,

    Contoh : gampangnya gini, iva masuk ke rumah sakit jiwa dan berdiri di tengah orang gila yg berlalu lalang. Ketika semua gila terus iva jadi orang sadar. terus diposisi itu yg sebenarnya aneh dan gila siapa? biar tidak disebut gila oleh orang gila, maka menjadilah orang gila. dan itu hal teraman, kalo gmw lakuin itu ya, keluar saja dari situ dan cari pekerjaan lain. "Tapi kalo berani cari kerja lain" Soalnya di dalam lembaga Gila dan korupsi itu sama bukan masalah person by person tapi sistem

    ReplyDelete
    Replies
    1. yapss,,setuju banget sama kamu nem. Jadi kayak ketularan gitu emang harus bgtu trnyta ya,,hmmm ya udah lah.

      Delete
  5. eya,....,.,.,. yg soal pemilihan ketua BEM, sebenernya bem itu apaan sih, gua disini enggak pedulian sama sekali sama kek gituan. bukan karena gua benci politik, tapi karena gua ganteng sih *ehh

    ReplyDelete
    Replies
    1. apa sih? gw juga gak paham tuh. Apa coba hbungan ganteng degn bginian ,,-__-'

      Delete
  6. PHP udah masuk istilah Politik....hanya di mungkinkah...eh mungkinblog.
    "Akibat nila politik, rusak susu senegara" wadoww

    ***********************************************************************

    ReplyDelete
    Replies
    1. Uuwwwwaaawww ngeri bgt bhsanya bg,ckckckck yah emg bgtu lah...

      Delete
  7. seumur hidup mungkin ku gak akan bercita cita jadi politikus, mending jd pengusaha gak pusing.. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha setuju deh, yah klu jdi pngusaha ya rugi rugi sndri, untung untung sndri. Gak mesti bwa2 org 1 negara (>_<)

      Delete