Home » » Diary yang Bersejarah
Friday, 8 March 2013

Diary yang Bersejarah

Posted by Mungkin Blog on Friday, 8 March 2013

Tepat pukul 14:00 WIB kemarin (07/03) saya bersama Kak Iwel memutuskan untuk pulang ke Teluk Kuantan, Riau. Kampung halaman yang hanya saya tempati hanya selama 3 tahun dibangku SMA itu. Ide ini muncul saat kelas berakhir pada perkuliahan kemarin pagi.
*ditelpon*
“Kak, kakak libur kan? Pulang kampung yukk..!!”
“Seriuslah? Ok, hayyuukk kita bareng aja sama teman-teman yang lain ya. Jam 1 harus udah disini.!”
“Ok”
Alhasil kami pun pulang menggunakan sepeda motor bersama dengan teman-teman lainnya. Total semua ada 4 motor. Oke, perjalanan berlangsung cukup santai *bohong*. Waktu tempuh Pekanbaru – Taluk kami kali ini pas banget 3 jam, padahal itu udah termasuk ngisi bensin, istirahat dan foto-fotonya juga *ngebut gila -___-*. Oke, ini hanya pendahuluan, intinya saya ingin bercerita tentang sebuah buku diary yang saya temukan tadi pagi dikamar Kak Iwel. Kamar yang menjadi saksi LDR-an saya dan pacar saya (dulu) dan Kak Iwel dan pacarnya (dulu).
Nah pada saat itu, diary ini sebenarnya milik resmi Kak Iwel. Tapi lama kelamaan diary ini juga menjadi tempat curahan hati saya. Diary ini merupakan hadiah ulang tahun Kak Iwel dari temannya. Lihat saja, gambarnya itu. Pokemon. Film kartun yang menjadi salah satu kartun yang kita tunggu-tunggu waktu kecil-kecil dulu (sekarang kita udah gede). Jadi, kebayang dong ya berapa umur diary ini. 
Diary yang Bersejarah
Setelah dilihat-lihat kembali, kami berdua hanya bisa tertawa bersama mengingat masa lalu tentang kenangan yang tertulis didalamnya. Saat itu memang saya sedang LDR-an sama si J yang tidak lain tidak bukan adalah temannya si Y, pacarnya Kak Iwel saat itu yang juga LDR-an. Miris banget. Tapi ini diary beda dengan diary pada umumnya. Tidak hanya curhatan atau puisi yang terdapat didalamnya. Mau tahu isi dalamnya? *kalau gak mau tau, pokoknya harus mau tau*. Ini dia:
  • Beberapa Puisi Galau
Haau haauuu isi diary ini adalah curahan hati saya dan Kak Iwel. Tapi kalau saya jarang yang nulis kayak “ Dear diary, hari ini saya kangen sama bla bla bla”. Saya lebih suka menulis puisi begitu pula dengan Kak Iwel.Cukup banyak sudah puisi yang kami tulis dan diantaranya sudah banyak juga yang saya tulis diblog ini.
  • Ada Rumus Pelajaran Fisika
Nah, tak hanya curhatan galau. Diary ini juga berisi rumus-rumus pelajaran fisika. Pelajaran fisika adalah pelajaran tersusah seumur saya menjadi pelajar di SMA. Namun, yang menulis rumus ini bukan saya, Kak Iwel. Saya tidak tahu apa maksudnya dia menuliskan rumus-rumus itu. Mungkin biar selalu ingat. Oke sobat, kalau ada yang mau ikutan nulis rumus di diary boleh juga dicoba. 
  • Lirik-lirik Lagu
Secara waktu itu kami gak punya yang namanya laptop. Jadilah lirik-lirik lagu ini kami tulis di diary. Lirik lagu itu sengaja kami tulis agar nantinya kami bisa nyanyi bareng-bareng tanpa lupa lirik. *aneeh*.Lirik lagu Anima - Jangan Tangisi Aku. PAs banget buat yang LDR-an.
  • Ada Undian Pacu Jalur
Yakin 98% pasti gak ada orang yang menulis undian Pacu Jalur di diary. Sobat tau kan Pacu Jalur? Buat yang gak tau, saya dulu pernah cerita DISINI. Singkatnya Pacu Jalur itu sejenis lomba perahu (jalur) di Kota Teluk Kuantan yang diadakan untuk memperingati HUT RI. Jadi tiap desa ada memiliki perwakilan jalur-jalur. Nah, jalur-jalur tersebut memiliki nama masing-masing. Untuk menentukan lawan main, diadakan undian terhadap jalur-jalur tersebut. Alhasil daftar undian itu sengaja ditulis Kak Iwel di diary. Entah apa maksudnya, tapi ini jelas aneh dan unik. Mungkin dia kekurangan buku (maklum pengangguran selama 3 tahun) Hahaha
Siluman Buayo Danau vs Singa Kuantan *wahaha
  • Ratusan Nomor Hape
Jadi sebenarnya dulu saat LDR-an itu kami gak benar-benar setia. Secara banyak godaan yang menghadang. Alhasil, selingkuh adalah satu-satunya jalan terbaik. Nah, setiap nomor hape yang berhubungan dengan pacar yang jauh disana sengaja gak disimpan dikotank hape, melainkan di diary ini. Bahkan Kak Iwel sendiri berhasil mengumpulkan banyak nomor teman pacarnya yang dulu itu. Dikelompokkan menjadi 2 bagian yaitu Pekanbaru – TP (Teluk Pinang, Tembilahan). Hahaha miris. 
  • Surat Tidak Langsung
Waktu itu saya dan Kak Iwel sempat ada masalah dan berantem. Alhasil dia nulis beberapa kata-kata yang maksudnya tertuju pada saya, si J, dan si Y. Banyak ungkapan hatinya yang ingin disampaikan terhadap saya. Namun, mungkin untuk berkata secara langsung agak sedikit takut. Alhasil di diary itulah Kak Iwel menuliskan isi hatinya.

Sungguh kasian diary itu. Semenjak saya dan Kak Iwel memutuskan untuk melanjutkan studi di Kota Pekanbaru, tidak ada lagi yang mau menulis didalamnya, jangankan menulisnya, orang yang mau menyentuhnya saja tidak ada.
Ternyata hobby menulis sudah sejak lama terpatri dalam diri saya. Hanya saja dulu karena kekurangan fasilitas, saya harus sabar untuk mengisi Mungkin Blog. Kini Mungkin Blog sudah bagaikan diary online bagi saya. Isinya juga gado-gado, sama seperti halnya buku diary yang bersejarah itu. Untuk kategori diary yang bukan online, buku diary kami ini terbilang cukup unik. Semua ada disana, lengkap, bagaikan sebuah blog.
Intinya, jangan pernah takut menuliskan suatu pengalaman dan kenangan yang berharga. Suatu saat kita akan merindukan kejadian-kejadian masa lalu tersebut. Tuliskan saja dimanapun kita mau. Entah itu di diary, blog, buku biasa, atau apa saja. Suatu saat nanti, saat masa-masa itu telah berlalu, pasti ada sejuta rasa saat kita membacanya kembali. Jangan takut menulis. Tulis saja sesukamu, tulis saja kejadian tentang mu hingga suatu saat nanti tunjukkan pada anak cucu mu, bahwa inilah perjalanan panjang dari hidup mu. Amiiinn *haseeekk*. Ayo semangat menulis...!!!

Thanks for reading & sharing Mungkin Blog

Previous
« Prev Post

22 komentar:

  1. Replies
    1. komentar mu gak penting loh abaangg pijan, aarrggghh -_-

      Delete
  2. Wah, buku diarynya bergambar Pokemon itu salah satu kartun favorit ku hehe ... XD

    Saya juga punya Diary cuman di buku tulis, Sekarang sudah di rosokan mungkin karena terselip dan rumah saya mau di renovasi. Jadi banyak barang yang di buang :(.

    Betul sekali mari menulis apapun yang penting heppy (^,^)b

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahah mantap, haduuuhh coba aj kamu cri lagi tu buku diary pasti senyum2 sendiri ntar bacanya, yakin deehhh >_<

      Delete
  3. sama juga dulu suka nulis di agend. hihi

    ReplyDelete
  4. Pokemon sekitar tahun brp ya..

    Sama va, aku jg punya diary sama sahabat, jdi kalau mau curhat kita tulis disitu.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. tahun berapa ya kak?? iva juga gak ingat lagi,,hehe
      hhmm masih ada gak diarynya??

      Delete
  5. Tertarik sama cover Diarynya.

    sampai sekarangpun masih tetep nonton Anime dan mainin gamenya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. -_______-
      hati-hati ntar ketarik sampai jurang :p

      Delete
  6. Waw, pasti senyum-senyum pas baca diary bersejarah itu. Gue sih enggak suka nulis diary dulu, hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. bukan senyum2 lagi, udah ngakak2, hihi
      ya laah cwok emang jarang suka nulis diary -_-

      Delete
  7. yups, bener banget.. :D
    tapi serius loh, baru kali ini aku tahu ada yang nulis rumus fisika di buku diary..
    hebat.. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaahaha keren kan :D
      itulah kerjaan kakak aku -_-

      Delete
  8. Hahaha.. Jdi inget pas zman SMP dulu,,
    Diary itu kyaknya jdi " must-item" yg hrus dimiliki cewek,,
    Dri gmbar pokemonnya aja,, kliatan deh klo tu diary udah jadul banget.. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha iya, emang ini jadul banget, hadede untung masih ada ya, jadi bisa ingat masa lalu,,ckck

      Delete
  9. ah kerenlah Va diary juga bisa buat bahan nulis..
    diarynya 11 12 sama punyaku dulu waktu SD..isinya itu ada curhatan waktu SD sama buanyaaak nama nama yang aku temuin di majalah majalah alias ngumpulin nama...-______-

    diary nya temenmu...ajaib banyak isinya, multifungsi :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha iya iya, ngapain ngumpulin nama2 gtu??
      emang kamu isi daftar nama gtu ya?? wkwkwk

      Delete
  10. aku jg dulu wkt sd suka pokemon :D hahaha...

    ReplyDelete
  11. aku lho jarang nulis di diary, *secara kan cowok tulen hahahah...

    tapi soal tulis menulis gua akuin baru beberapa hari ini belajar menulis tulisan :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. emang kalo cwok gak boleh nulis diary gtu??
      aahhh ciyuuss eluuu dek??

      Delete