Home » , » Ketika Hati Bagaikan Sekeping Uang Logam
Wednesday, 13 March 2013

Ketika Hati Bagaikan Sekeping Uang Logam

Posted by Mungkin Blog on Wednesday, 13 March 2013

Terkadang saya merasa hati itu bagaikan sekeping uang logam. Ada dua sisi, muka dan belakang. Kali ini kita tidak akan membahas peluang munculnya sisi muka dan sisi belakang uang logam seperti di pelajaran Statistika Matematika. Tapi ini sedikit tentang pengandaian. Entah apa yang membuat saya menuliskan ini. Belum pernah saya menulis seperti ini. Hanya saja, saya mencoba biarkan jari-jemari menari indah diatas keyboard mungil ini. Turuti saja keinginan hati, otak dan pikiran ini. Stimulus itu datang entah dari mana.
Dok. Pribadi
Kembali pada uang logam, siapa yang tak tau uang logam? *orang kaya belaga angkat tangan*
Sebagaimana kita ketahui, uang logam itu terdiri dari dua sisi seperti yang saya sebutkan diatas. Ada sisi muka dan sisi belakang. Terserah mau memilih mana yang disebut muka dan mana yang disebut belakang. Lalu apa hubungannya dengan hati? Itu dia masalahnya. Kini ada sebagian benci dan ada sebagian cinta didalam hati ini.
Kita sudah pernah bercerita tentang benci yang menginvasi hati. Tak ada yang menginginkan itu terjadi. Tapi itulah kenyataan pada saya saat ini. Saya mencintai sekaligus membenci yang saya cintai. Tak semua yang saya cintai sedemikian saya benci, ada sebagian diantaranya.
  • Ngeblog
Jujur, akhir-akhir ini saya semakin jatuh cinta pada blog. Namun cinta itu hanya sebagian dan sebagiannya lagi adalah benci. Sama seperti uang logam. Sisi muka dan belakang, sama imbangnya. Entah kenapa ini terjadi, setiap kali saya kembali bersemangat dan dimotivasi banyak orang untuk tetap ngeblog, seketika itu pula saya ingin berhenti ngeblog. Muak muak dan muak. Sering saya bertanya didalam hati, Mengapa saya seperti ini? Mengapa saya harus mencintai sekaligus membenci sebuah aktifitas yang disebut ngeblog? Mengapa dua rasa itu imbang didalam hati ini? Entahlah, semua begitu aneh. Mungkin ada sebagian teman pernah membaca tweet atau status saya di Facebook yang berbunyi: "Gimana kalau aku berhenti ngeblog aja?". Hina, sungguh hina kalimat itu. Ingin rasanya saya mencaci maki diri sendiri. Arrgghhh -___-
  • Tentang Seorang Lelaki
Didalam hati ini ada pula cinta dan benci untuk seseorang dan yang pasti itu bukan Papa, Adik, Sahabat, apalagi Mama -___-. Dia adalah seorang lelaki yang saya kagumi. I am a Secret Admirer , aku adalah pengagum rahasia *betul gak sih?*. Mengagumi seorang lelaki, tidaklah salah. Karena kita semua punya hati. Hati yang bagaikan sekeping uang logam. Sebelahnya diibaratkan sebagai benci dan sebelahnya lagi diibaratkan sebagai cinta. Lagi-lagi saya merasa hina. Mengapa sebagian cinta sebagian benci? Sepertinya invasi benci sudah menguasa sebagian hati ini. Tepat sebagian. Tepat sasaran. Sehingga saya tak tau harus berbuat apa.
  • Matematika
Hello Matematika. Sejak kelas 1 SMA, saya mulai mencintaimu.Tekat saya adalah gak akan kuliah kalau gak jurusan Matematika. Tapi entah kenapa akhir-akhir ini saya benci dengan angka-angka dan grafik-grafik itu. Bukan karena nilai semakin memburuk, bukan. Bahkan sampai sekarang belum ada nilai C terpampang jelas di KRS *sombong yee*. Namun yang pasti, kecintaan itu seperti telah sampai diambang batas, seperti ingin menyeruak ke lembah kebencian. Muak, jenuh, entah apa yang harus dilakukan lagi.

Hanya tetesan-tetesan bening dari ujung mati ini yang bisa melunakkan sedikit uang logam itu. Ajaib. Hati yang bagaikan uang logam, sebuah bulatan murni tanpa cacat yang setimbang diantara kedua sisinya. Cinta dan Benci. Ini cuma curhat, gak lebih dari sekedar curhat. Pembaca tidak akan dapat apa-apa dari tulisan ini. Oleh karena itu, kalau ada yang mau nimpuk saya. Ayo silahkan, kotak komentar terbuka lebar untuk kalian.

*Dan melantun merdu sebuah lagu dari Geisha - Cinta dan Benci*
Sungguh aku tak bisa, sampai kapanpun tak bisa
Membenci dirimu, sesungguhnya aku tak mampu
Sulit untuk ku bisa, sangat sulit ku tak bisa
Memisahkan segala cinta dan benci yang ku rasa
-__________________-'

Thanks for reading & sharing Mungkin Blog

Previous
« Prev Post

41 komentar:

  1. tuh lagu favoritmu ya va? hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. kagak, itu cuma soundtrack icak-icaknya mas,,hihihi -_-

      Delete
  2. kalau benci ngeblog kayaknya itu cuma lagi nggak mood aja va. hhe.

    kalau yang kedua, itu kayak lagunya radja. BBC, Benci Bilang Cinta..*sedikit OOT*

    kalau yang ketiga, nah itu kita sama. sejak SD suka matematika, gara2 masuk SMA orang2 jenius, malah jadi bongak matematik karena kerjaannya nyontek teruss...hingga kuliah baru terasa imbasnya. masih mending kmu va ga pernah dapat C. udah jago tuh..haha

    untung judulnya bukan "ketika hati bagaikan uang kertas RP.500"

    ReplyDelete
    Replies
    1. gak mood iya juga, semangat iya juga bang, separuh aku dirimu #eh
      hahahah jago apanya bang, gini2 aja dari dulu :(
      laaah emang kenapa dengan uang kertas Rp.500 bang?? ada muka abang ya disana?? wkwkwk #upsss

      Delete
    2. jangan nyanyi noah lah va, terbayang muka si mesum..hahahhaha

      jago tuh, bisa lah bantuin kerjakan kalkulus ntar :D

      bukan, ada kembaran iva disana..wkwk

      Delete
    3. hahahaha
      hayyuukk insyaallah bisa :D
      heehh kembaran abang kalee -___-

      Delete
  3. roda itu selalu berputar
    kadang diatas
    kadang dibawah
    kadang suka
    kadang eneg
    kadang cinta
    kadang terlalu cinta #benci (benar-benar cinta)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya om, roda berputar kalau ada yg mutar, kalau gak ada yg mutar, gak kan mutar dia nya, hihihi
      yahh tapi emang begitulah hidup :D

      Delete
  4. semua orang memang selalu mempunyai sisi yang berbeda di kehidupannya.. :3

    ReplyDelete
  5. yupp... memang ada kalanya kita malas buat ngeblog, tapi jgn patah semangat buat nulis terus ya Va...
    udah gitu kamu ternyata suka matematika to?
    wuidiiih keren :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya Mei, makasih energi nya :D
      iya suka, apanya yg keren coba, hhmm

      Delete
  6. Seperti yang pernah gue dengar dari banyak sumber, segala sesuatu itu memang selalu berpasangan. Sama kayak perumpamaan Elo dalam uang logam, dimana ada sisi depan juga belakang.

    Kalo Elo ngerasa mencintai sekaligus membenci, yg perlu elo lakuin adalah "menikmati" karena pada dasarnya jika satu sisi elo berhasil taklukin yaitu sisi cinta, satu sisi lagi sedang menanti Elo yaitu sisi benci. Namun percaya sama satu hal, gak selamanya rasa benci akan terus benci, begitu juga sebaliknya. Sewaktu-waktu akan berpindah kesisi yg kita inginkan yaitu cinta.

    ReplyDelete
    Replies
    1. waahhh pidato nih nus??
      iya selalu berpasangan, siang malam, laki2 perempuan,
      ya itulah yg gw lakukan sekarang, menikmati, dan gw harap gw bisa taklukin ini semua n memberatkan semuanya pada sisi cinta,,#Eeeaaa

      Delete
  7. Mungkin dua sisi koin juga bisa diumpamakan sisi yang benar dan sisi yang salah.
    Emang ya kalo masalah ngeblog konsisten agak susah, resolusi udah, giliran mau nulis malah... ah yaudah..

    ReplyDelete
    Replies
    1. aciieeee gak mau diterusin dulu nih kata-katanya??? hhmm ya kadang2 kita emang gtu, cinta banget udah, tapi malah muak pas mau nulisnya -___-

      Delete
  8. ada niat berhenti ngeblog ?
    aduuuh naudzubillah deh neng

    semuanya pasti ada positif dan negatifnya, ambil yang postitif mungkin lebih manfaat buat kamu :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. bukan niat berhenti, tapi muak yg bercampur cinta, haduuuh susah dijelasin deh.
      iya, tapi itu susah buat diterapin :(

      Delete
  9. cinta dan benci, itu bedanya tipis banget. ya setipis kain yang sangat tipis. dan kadang kedua hal tersebut bisa berjalan seiringan :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hhmm ya kayak gw sekarang dit,,hhhmm

      Delete
  10. pecinta yg diam-diam emang biukin marah dan emosi memuncak. apalagi kalo cinta itu hanya terpendam saja, tanpa bisa diungkapkan. kasiaannn....

    ReplyDelete
    Replies
    1. elu ngasianin gw vas??? huss husss sana lu :'(

      Delete
  11. aku setuju sama kamu va..
    cinta ama benci itu beda-beda tipis..
    aku juga kadang ngerasa gitu.. -.-
    misalnya hari ini aku lagi semangat2nya ngelakuin sesuatu, eh besoknya udah langsung down gitu.. :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. hhmmm solusinya yang belum nemu,,hhuuuhh

      Delete
  12. eaa..... secret admirernya mas rinem mahasiswa semester 9 ya mbak.. udah, jadian aja sama dia.. entar kalo udah jadian pasti lebih semangat lho ngeblognya *ditimpukin krupuk ubi*


    soal ngeblog, tidak jauh beda sepertiku sih, aku lagi suka2nya ngeblog, tapi ya gitulah, agak malas untuk mengurus blog soalnya lagi ngerjain tugas sih

    ReplyDelete
    Replies
    1. hadudu malah memberikan saran yg gak benar nih si azim, udah gtu bawa2 nama mas rinem lagi,, isshh iiisss
      ya udah, kalau gak jauh beda berarti kita hampir sama, itu aja sih :p

      Delete
    2. maksud looo zim??
      aku juga gak xl, gak segitu juga kaleeee -___-

      Delete
  13. mungkin 2 sisi tercipta krna rasa bosen va :D ketika kita mencitai suatu hal. Lama kelamaan bisa berubah membenci

    ReplyDelete
    Replies
    1. tapi gw gak ngarep jadi benci ga, gw harap jatuhnya ke sisi yg baiknya,,hhmm

      Delete
  14. dalam alqur'an juga disebutin va, surah as syams 8-9, sama Allah, hati kita itu dikasih 2 kecenderungan, taqwa (which is cinta masuk di dalamnya :), dan fasik (which is benci is included hehe).

    jadi, ya manusiawi va kalo kadang benci, kadang suka.. saya juga kadang gitu va, kecuali sama suami sih :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. subhanallah umi, baru tau iva :|
      ya pantes aja ada 2 rasa itu dalam hati ya, tapi keseringan ganti2 perasaan gtu, aneh juga ya,,hhmm eciiiee yalah umi yg sama suami sayang terus :p

      Delete
  15. Kunjungan balik :-), salam kenal dulu deh ;-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. heheh makasih kunjungannya, salam kenal kembali :D

      Delete
  16. Justru klo kita mngalami perasaan suka-benci pada sesuatu itu tandanya kita benar2 mncintai hal itu, kan ??
    Klo tidak, kita tak akan mmikirkannya aplagi smpai merasakannya..
    Smngat trus ya... :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya juga sih ya,,hihihi
      oke, makasih ya :D

      Delete
  17. begitulah kehidupan ada yang memberi ada yang menerima. ada yang menunggu dan ada yang ditunggu. ada yang berharap dan adda yang acuh. tapi kalau gak ada perbedaan seperti itu kita bakalan bosen terus kak iva :D hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. ajiaaajiaaa bocil curhat yaa,,hahaha
      hihihi ya juga cil, kamu bener, itulah yg jadi sensasi kehidupan :D

      Delete
  18. sama kaaaaaaak. kadang untuk satu hal saja kita bisa merasakan 2 perasaan sekaligus. tergantung dari sisi mana kita melihat hal itu. keep loving and hating yah kak. ahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahah iyappss,, ada uda rasa yg berbeda, dan nikmatnya memiliki kedua rasa itu luar biasa >_<

      Delete
  19. antara cinta dan benci yang setipis kulit ari

    ReplyDelete