Home » , » Sabtu Ceria di Siak Sri Indrapura
Monday, 25 March 2013

Sabtu Ceria di Siak Sri Indrapura

Posted by Mungkin Blog on Monday, 25 March 2013

Minggu-minggu ini cukup menguras tenaga saya untuk sesuatu yang dinamakan belajar. Tugas kuliah tidak berhenti datang silih berganti. Begitu banyak macam kuis yang saya dan teman seperjuangan di kampus lalui minggu ini. Tentu saja ini membuat stress ringan. Apalagi seminggu ini menyangkut kuliah matematika.  Alhasil saya dan beberapa teman kampus memutuskan untuk menikmati weekend bersama. Nah, weekend kali ini kami putuskan menuju ke Siak Sri Indrapura, Kabupaten Siak, Riau.
Tujuan utama kami adalah Istana Siak. Sobat sudah tahu belum apa itu Istana Siak? Kalau belum, berikut sedikit penjelasannya tentang Istana Siak yang saya kutip langsung dari wikipedia.
Istana Siak Sri Inderapura merupakan kediaman resmi Sultan Siak yang mulai dibangun pada tahun 1889, yaitu pada masa pemerintahan Sultan Syarif Hasyim. Istana ini merupakan peninggalan Kesultanan Siak Sri Inderapura yang selesai dibangun pada tahun 1893. Kini istana yang juga dijuluki Istana Matahari Timur ini, masuk wilayah administrasi pemerintahan Kabupaten Siak. Kompleks istana ini memiliki luas sekitar 32.000 meter persegi yang terdiri dari 4 istana yaitu Istana Siak, Istana Lima, Istana Padjang, dan Istana Baroe. Istana Siak sendiri memiliki luas 1.000 meter persegi.
Menuju Siak Sri Indrapura
Dilarang Naksir. Udah punya pacar!
Sabtu, 23 Maret 2013, saya pergi bersama 7 teman lainnya (4 teman kampus dan 3 teman dari kampus lainnya dengan 6 perempuan dan 2 laki-laki) menggunakan mobil pick up #eh  sekitar pukul 12:30 WIB dari Kota Pekanbaru menuju Kabupaten Siak. Tak ada satu orang pun yang tergabung dalam rombongan ini yang tahu jalan pasti menuju Istana Siak. Pasalnya, kebanyakan dari kami terakhir ke Siak ketika duduk dibangku SMP. Kami hanya memanfaatkan GPS yang tak seberapa dan tanya-tanya pada orang sekitar. Perjalanan masih berjalan lancar hingga tiba di Kota Perawang. Disini kami mulai bingung kemana arah yang akan dituju dari hubungan ini #eh. Lalu, kami coba berhenti dan bertanya pada dua orang ibu-ibu yang sedang duduk didepan rumahnya. Sekiranya begini percakapannya:
Kami : Bu, boleh numpang tanya. Jalan ke Siak lewat mana ya Bu?
Ibu 1 : Haduuh, kalian udah kelewatan nih jalannya, balik lagi ke belakang, seharusnya di km10 tadi kalian belok kanan, kalau gitu ya udah, lewat yang dekat ini aja, ntar ada lampu merah yang kedua kalian belok kiri ya.
Ibu 2 : Eh bukan, lampu merah yang ketiga.
Ibu 1: Enggak, itu kalo gak salah lampu merah yang kedua, bener deh..!
Kami : *hening mendengar pertengkaran mereka*
Akhirnya setelah mendengar perdebatan yang cukup sengit itu diputuskan bahwa memang benar disimpang lampu merah ke tiga itulah arah menuju Siak. Lanjuuut..!! Semua berjalan lancar hingga ke Siak karena sudah banyak petunjuk jalan yang kami temui.
Sampai di Siak Sri Indrapura
Sekitar pukul 16:00 WIB kami sampai di Istana Siak. Perjalanan yang menempuh jarak 120 km dari Kota Pekanbaru ini seharusnya hanya memakan waktu sekitar 2-3jam. Namun mengingat tragedi "tersesat" tadi, wajar saja kami datang tepat pada waktunya Istana Siak ditutup. LOL banget ya kan?Alhasil kami hanya bisa melihat-lihat istana peninggalan bersejarah itu dari luarnya saja. Kasian kasian kasian. Ada berbagai macam peninggalan kerajaan yang ada di Istana Siak ini. Jika sobat tidak percaya, berikut saya kutip lagi dari wikipedia.
Istana Siak memiliki arsitektur bercorak Melayu, Arab, dan Eropa. Bangunannya terdiri dari dua lantai. Lantai bawah dibagi menjadi enam ruangan sidang: Ruang tunggu para tamu, ruang tamu kehormatan, ruang tamu laki-laki, ruang tamu untuk perempuan, satu ruangan disamping kanan adalah ruang sidang kerajaan, juga digunakan untuk ruang pesta. Lantai atas terbagi menjadi sembilan ruangan, berfungsi untuk istirahat Sultan serta para tamu istana. Di puncak bangunan terdapat enam patung burung elang sebagai lambang keberanian Istana. Sementara pada halaman istana masih dapat dilihat delapan meriam menyebar ke berbagai sisi-sisi halaman istana, kemudian disebelah kiri belakang istana terdapat bangunan kecil yang dahulunya digunakan sebagai penjara sementara.
Kebayangkan gimana indahnya didalam sana? Sebenarnya dulu saya juga sudah sempat melihatnya waktu study banding SMP. Namun, dokumentasinya sudah hilang entah kemana. Jadilah kami hanya mendokumentasi luarnya saja. Kereta kencananya ituloh membuat saya menghayal (lagi) jadi Ratu, terus disamping ada Raja yang menemani. So sweet #eh. Sadar va sadar..!!

Depan Pintu Istana, buka ooiii kami mau masuukk..!!
Itu backgroundnya kereta kencana
Lambang Kerajaan pada Kereta Kencana

Kemudian dilanjutkan menuju Mesjid Raya Syahabuddin untuk shalat Ashar. Kebetulan Mesjid Raya ini terletak dipinggir Sungai Siak. lagi-lagi kami habiskan waktu untuk menikmati senja di pinggir Sungai Siak.

Senja Terindah di pinggir Sungai Siak
Ngetweet yoo, ngetwit, ckck
Mesjid Raya Syahabuddin
Makan-Makan Sebelum Pulang
Disini kegokilan terjadi. Saya kembali lagi tergabung dalam romantis (rombongan makan gratis). Ini dikarenakan ada salah satu teman kami yang ulang tahun dan berniat mentraktir makan kami semua dirumah makan padang. Oke. Semua lauk pauk dan nasi dihidangkan seperti layaknya rumah makan padang. Tersedia berbagai macam lauk pauk dan tinggal pilih. Semua makan dengan lahap. Karena memang kami tidak sempat makan siang, petang itulah kami menyempatkan makan. Dan apa yang terjadi saudara-saudara? Saking penghematannya, 2 piring lauk udang yang sudah diambil setengah-setengah disatukan kembali jadi satu piring agar hanya satu piring yang dihitung habis. #otak mahasiswa. 
Pulang ke Kota Pekanbaru
Kami memutuskan untuk pulang malam itu juga ke Kota Pekanbaru. Setelah puas sebelumnya mengitari Kota Siak Sri Indrapura (tersesat lagi), kami mulai bertolak sekitar pukul 20:00 WIB. Cukup letih dan seru perjalanan malam itu. Semua tampak begitu puas dengan weekend kali ini. Tak ada yang kurang sedikitpun. Semua happy dan tak ada masalah. Diperjalanan pulang, hujan deras menemani kami hingga Kota Pekanbaru. Senda gurau tetap saja terjadi, tak ada yang berniat untuk tidur. Cuplikan kejadian (promosi twitter) LOL.
@wahyuniiuyunn : Sesak pipis oooiii
@sandysean_     : Sabar yun, ayook kita cari pom bensin
@hanya_rini       : Haduh pusing kepala aku, sakit perut aku #ngeluh melulu
@iva_gs             : zzzzzzzzzzzzz *pura-pura tidur, padahal galau*
@Involla1           : ries ngapain ya waktu itu? gak tau deh.
@ikha_ramsita     : ZZZzzzzzz *tidur beneran kayaknya*
@nelda_helya      : Sabar yun, tahan lu pipis nyow..!
@gustiani_dewita : Nyanyi-nyanyi gak jelas.
Sekitar pukul 23:30 WIB kami sampai di Kota Pekanbaru dengan selamat. Banyak pelajaran baru yang kami dapatkan di Siak Sri Indrapura. Terutama tentang peninggalan sejarah yang ada di Riau. Kemudian disini pula kami bisa menambah keakraban sesama sahabat, arti kekompakan dan arti pentingnya menghargai jomblo (gak ada satupun yang bawa pacar). Dan disini pula kami bisa memahami bagaimana pentingnya buang air, bagaimana teknik makan di rumah makan padang biar murah, dan masih banyak lagi. Maaf kepanjangan ya postingannya. Liat-liat sekilas aja gak apa-apa. Sekian dan terima kasih :D

Thanks for reading & sharing Mungkin Blog

Previous
« Prev Post

32 komentar:

  1. asek.....
    tu ibu2 pakek acara berdebat pula lg nunjuk jalannya. aq pernah ngalamin nih yg kyk gni.....

    ReplyDelete
  2. mihihihi, dari postingan inilah saya dapat akronim baru: romantis, rombongan makan gratis :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. kan kemarin juga udah ada ditulis,,hhe

      Delete
    2. oh berarti baru kali ini ngeh maksimalnya va ^^v *ngeles aja ih saya :p

      Delete
    3. hihihi gak apa2, udah ngeh aja udah waahh banget saya nya :D

      Delete
  3. Foto pinggir sungai siak itu bgus banget

    ReplyDelete
  4. aihhh seru banget va..jalan2 nya..
    :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya dong iya,,hhe ayuukk ikutan,,hahaha

      Delete
  5. mwihihi kak iva bikin envy sama foto-foto langitnya. haha itu ibu-ibu yang ditanya kenapa ribet sendiri ya?
    asik romantis romantis. rombongan makan gratis

    ReplyDelete
    Replies
    1. kenapa cil?? senja lagi??
      iya tuh ibu-ibu hobby banget debat kayaknya, jangan2 sering berantem dikompleks,, #eh
      hahahay

      Delete
  6. Jai pengen jalan jalan nih.....
    udah punya rencana mau kemana sih, tinggal nunggu hari lubur sekolah aja. ntar aku ceritakan di blog juga. :)

    seru-seru!

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihihi iya vas, bagus deh,,, ya udah ntar aku usahain baca deh kalau udah jadi jalan2nya :D

      Delete
  7. lama juga ya perjalanan dari pekanbaru ke siaknya ._.
    harusnya ikut ibu2nya debat aja biar tambah rame :3

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya -___-
      hahaha gak, kami cuma jadi penonton setianya aja,,ckck

      Delete
  8. Seru bisa jalan-jalan sama teman-teman setelah dari sebelumnya dilelahkan dari tugas kuliah.Foto-fotona seru dan asyik tuh :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya,,hihi asyikk lah namanya juga jalan2 n ceria bareng2 :D

      Delete
  9. cerianya pasti gara2 ditraktir makan gratis ya...

    itu yg atas foto siapa?

    riau tuh melayu, warna2 bangunannya pasti seperti itu... kuning2 langsat gitu

    ReplyDelete
    Replies
    1. haaiiihhh iya juga sih,,hhe
      foto teman aku zim, gak boleh naksir ya :p
      hihihi iya zim >_<

      Delete
    2. tak lihat2 mau aku tebak kalo itu yg punya blog ini tapi kok beda2 gimana gitu... mirip sih

      Delete
    3. eehhh bukan, bukan, aku bukan yg itu,,wahaha segitunya memerhatiin aku ^_^

      Delete
  10. Aduh Va kotamu keren sekali, pantainya bagus nggak?? hehehe..
    itu juga di foto keliatan bagus dan bersih dan masih terawat gitu ya...
    dan pose ngetwitnya itu lho Va, kagak nahan..hehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihi kalau pantai disini gak ada yg bagus mey,,hhmm
      iya itu masih bersih, ada ptugasnya lah :)
      hahahaha iya menggaya pula -___-

      Delete
  11. waaaaa iri, pemandangannya bagus... jadi pengen kesana juga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Udah, gak usah iri. ya udah, ayuukk kesini,,,hhe :D

      Delete
  12. Iva... Ke padang makan gratis.
    Sini iva ke malaysia juga.
    Semua gratis.. Aku traktir..

    Kangen sama iva

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihihi kangen juga sama kak jue,,,
      lama kak jue gak nongol di dunia perbloggeran ya :(
      yaahh bukan ke padang, ke Siak kakak -____-
      pengen sih ke Malaysia, tapi ongkos kesananya mana?? gak sekalian bayar transport juga,,,wahahaha

      Delete
  13. ternyata suasana Istana Siak kok hampir mirip sama keratonnya Yogyakarta ya ? dari kereta kencananya, begitupun lambang kerajaannya :o

    ReplyDelete
    Replies
    1. masa iya?? saya belum pernah ke yogya -_-
      hhmm

      Delete