Home » , , , » 3 Kota yang Penuh Cinta
Friday, 31 January 2014

3 Kota yang Penuh Cinta

Posted by Mungkin Blog on Friday, 31 January 2014

Hidup ini penuh dengan lika-liku, ada suka ada duka. Dalam perjalanan hidup ini juga ada beberapa tempat yang menjadi saksi dalam hidup kita. Ada orang yang hidupnya disitu-situ saja, ada yang nomaden, pindah-pindah, ya kalee nomaden. Hahaha. Seperti halnya saya, anak rantau, yang belum pernah menetap berlama-lama dikampung halaman. Postingan ini tidak begitu penting, tapi bisa jadi punya sedikit manfaat kalau sobat liat dari apa-apa saja yang bisa saya banggakan dari kota-kota yang berarti dalam hidup saya ini. Setidaknya saya bangga memperkenalkannya pada kalian. Jadi, ada 3 kota yang paling berarti dalam hidup saya yaitu:

  • Teluk Kuantan, Kab. Kuantan Singingi, Riau
Kota Teluk Kuantan merupakan kampung halaman saya, tepatnya di Desa Pulau Aro. Banyak hal yang membuat saya begitu mencintai Kota Teluk Kuantan dan sekitarnya ini. Terutama karena keluarga besar lebih banyak yang menetap disana. Ya, walaupun hanya bisa dihitung dengan jari berapa tahun saya tinggal disana. Tepatnya waktu saya SMA dan beberapa bulan waktu SD. Kota Teluk Kuantan memiliki kebudayaan, wisata, dan kuliner yang keren-keren. Kalau budaya, Pacu Jalur yang paling terkenal, budaya dan adat istiadat lainnya seperti adat pernikahan, sayang sasuku, obat tradisional dan lain sebagainya. Wisatanya juga banyak, seperti Air Terjun Guruh Gemurai, Air Terjun Batang Koban, Danau Kebun Nopi dan lainnya. Nah, kalau kulinernya juga banyak yang unik, biasanya kalau pulang kampung salah satu yang paling saya tunggu adalah Gulai Cipuik, selain itu ada juga jajanan sepert Gelamai, Kerupuk Ubi dan masih banyak lagi. Kompilasi semuanya itu ada dipostingan saya yang ini. Setiap kali saya sudah muak dengan kehidupan diperantauan, maka saya akan selalu merindukan kampung halaman dan sesegera mungkin pulang kesana.
  • Pekanbaru, Riau
Ibukota dari Provinsi Riau ini juga termasuk dari 3 kota yang penuh cinta. Tidak hanya tentang kisah cinta saya yang sering bersemi dengan indah di kota ini. Ciee. Kota Pekanbaru, Riau termasuk kota perantauan yang setia menerima saya kapanpun saya ingin merantau kesana. Cukup lama saya merantau di kota ini, dari kelas 4 SD sampai tampat SMP bersama orang tua. Dan sekarang kuliah, kembali lagi ke kota ini. Tidak banyak yang khas dari kota ini. Hanya lebih maju dalam teknologi, pendidikan dan berbagai hal dari pada dikampung saya. Untuk masalah wisata, tidak banyak tempat yang saya suka. Memang bingung sih kalau di Pekanbaru mau jalan kemana, paling-paling cuma mall. Ada beberapa taman, tapi gak begitu asyik. Oleh karena itu, Pekanbaru merupakan tempat merantau untuk menuntut ilmu. Paling suka pustaka wilayahnya, adem buat internetan gratis, bukunya juga banyak. Keren.
Pustaka Wilayah
  • Tembilahan, Kab. Indragiri Hilir, Riau
Kota Tembilahan merupakan kota perantauan orang tua saya. Sejak ditugaskan mengajar di sekolah pada kota itu, orang tua saya menetap disana. Hanya sesekali pulang ke kampung, Teluk Kuantan. Saya pun beberapa tahun pernah tinggal disana waktu kecil hingga kelas 3 SD. Sekarang beberapa kali pulang kesana kalau ada waktu libur. Ya, keluarga saya memang anak perantauan. Hihi. Ada cinta tiap kali saya pulang kesana, yaitu cinta Ayah, Ibu dan Adik saya. Yang saya salutkan dari kabupaten ini adalah penghasilan kebun kelapanya yang berpengaruh besar di Indonesia. Bahkan salah satu minuman dari air kelapa berasal dari kelapa-kelapa di kota ini. Tempat yang paling sering saya kunjungi kalau pulang kesana adalah Jembatan Indragiri. Ada apaan dijembatan? Gak ada apa-apa sih. Hanya saja ada kebebasan tiap kali saya berdiri diatas jembatan itu menghadap Sungai Indragiri yang beriak-riak melepaskan segala beban. Fly....Freedom..

Nah, itu dia curhatan colongan saya kali ini tentang 3 kota yang penuh cinta dalam kehidupan saya. Banyak hal mungkin yang kalian gak tahu tentang Riau. Setidaknya dengan tulisan ini saya bisa berbagi tentang beberapa daerah di Riau dan mungkin saja ada yang bakal niat travelling kesini. Ditunggu loh!

Thanks for reading & sharing Mungkin Blog

Previous
« Prev Post

11 komentar:

  1. wah pasti banyak kenangan ya va di 3 kota itu ^^
    aku blm prnah sama sekali ke ketiganya :)
    mudah2an next time, ada sepupu + bude di pekanbaru . hehe...
    kalo aku 3 kota penuh cinta : jogja, lombok, cilacap.

    ReplyDelete
    Replies
    1. banyak banget malah kak, ditunggu kedatangannya di pekanbaru XD
      woow aku oengen ke jogja dan lombok ^^

      Delete
  2. wahh kak kita sama loh aku jg anak perantauan :3 mau di manapun tinggal pasti tetep kangen sama yg namanya kampung halaman. eh itu jembatannya sama air terjunnya bagus deh, pengen ke sana tp jauh -_-

    ReplyDelete
  3. fatiogon hidro asalnya dari kelapa di prov Riau yah, baru tau gue. haha

    anak perantauan biasanya lebih kebal terhadap tekanan, ga tau itu teori dari mana yang jelas mental anak perantuan bisa di uji haha

    ReplyDelete
  4. ituu masakan yg kuning2 juga ada disini kaaakk :D namanya apa kalo disana? Gulai Cipuik itukah? disini namanya kreco..
    ^^

    ReplyDelete
  5. Jembatannya cocok buat ngegalau ya? wkwk

    ReplyDelete
  6. wah seru banget tempatnya. aku pgen kunjungi perpus wilayah di riau itu, hehe

    ReplyDelete
  7. uwooh bangunannya keren, jembatannya juga. btw, kenapa ada hydro? bukan iklan terselubung kan? :p

    ReplyDelete
  8. Itu pustaka wilaya pasti keren bingit.
    Jadi pengin banget deh pergi kesana. Hehe.
    Itu pindah-pindah tapi tetep masih di riau, ya. :p

    ReplyDelete
  9. itu yang di teluk kuantan kalo di daerahku namanya keong, kalo di riau itu cipuik ya? sebenarnya sama nggak sih?

    ReplyDelete
  10. Iva, take me out!! aku mau Tembilahaaaan..kayaknya bagus banget tuh jembatannya kayak di luar negeriiiii...behehehe..aku paling suka liat air berkilah kilah, benerrrr...melepaskan semua beban dan mengaburkan sakit yang terpendaaaaam..hhehehe

    ReplyDelete