Home » , , » Hancurkan Saja!
Friday, 3 January 2014

Hancurkan Saja!

Posted by Mungkin Blog on Friday, 3 January 2014

Uyyeee yeye, ini postingan pertama ditahun 2014. Alhamdulillah masih bisa ngegalau nulis di Mungkin Blog lagi. Seperti janji saya sebelumnya, akan aktif kembali setelah selesai PPL. Hehehe. Biasanya postingan pertama diawal tahun pasti banyak orang nulis tentang resolusi. Yaahh kalau saya mah resolusinya dalam hati aja. Gak perlu ditulis. Halaahh bilang aja elu gak punya resolusi va! | Emang enggak, eehh, maksud saya ada kok, ada. Tapi kali ini saya gak akan bahas tentang itu, ini tentang kampung halaman saya, apalagi kalau bukan Desa Pulau Aro Kab. Kuantan Singingi, Riau.
Nah, akhir-akhir ini neh ya, dikampung saya lagi marak penambangan EMAS secara liar. Sekali lagi apa? Emas. Iya emas. Emas tukang bakso? Yaelaahh ya suka-suka elu aja deh ya. Emas tukang gali kubur untuk mengubur masa lalu juga boleh lah ya. Oke, fokus. Jadi ternyata dikampung saya itu banyak emas. Iya emas yang buat kalung, cincin gitu. Dulunya sih penambangan emas masih wajar-wajar aja. Tapi kalau sekarang, penambangan emas semakin liar dan banyak yang tanpa izin, alias ilegal. Tempatnya pun udah menyebar ke sungai disekitar perkampungan kami, termasuk Desa Pulau Aro, desa saya. Ya, namanya juga manusia, maunya sih enak sendiri, yang penting dapat banyak uang. Iya, UANG. Sampai-sampai gak mikirin lagi apa dampaknya bagi lingkungan dan kehidupan sekitarnya.
Para penambang emas liar ini sebenarnya udah diberikan peringatan oleh penduduk dan pemerintah setempat, tetapi masih saja. Alhasil, mau gak mau penambang liar harus rela kalau mesinnya dirusak, dibakar atau dihancurkan secara paksa. Sebelumnya dulu tanggal 21 November 2013 di Desa Pulau Aro sudah ada 2 kapal PETI yang dibakar warga, tapi kayaknya gak jera-jera. Dan kemarin tanggal 2 Januari 2014 ternyata ada 5 lagi kapal PETI yang dihancurkan. Berikut kutipan berita dari Riau Pos.
Geram dengan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang meresahkan dan merusak lingkungan, ratusan masyarakat Desa Pulau Aro, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, membakar dua unit rakit PETI yang beroperasi di wilayah desa tersebut, Kamis (21/11). Sekdes Pulau Aro, Herianto menyebutkan sejak lama masyarakatnya resah dengan aktivitas PETI tersebut. ‘’Selain mengakibatkan tebing runtuh dan air keruh, bunyi mesin dompeng juga sangat meresahkan karena bising,’’ujarnya. Padahal menurut Herlianto, beberapa hari sebelumnya perangkat desa bersama Polsek Kuantan Tengah sudah memperingatkan pemilik rakit tersebut supaya berhenti. Sumber: Riau Pos
Sebanyak sembilan unit kapal yang melakukan aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Sungai Kuantan yang terdapat di Desa Sawah dan Desa Pulau Aro Teluk Kuantan, dihancurkan oleh aparat kepolisian yang melaksanakan razia, Kamis (2/1). Dari razia yang dilaksanakan sekitar pukul 09.00 WIB tersebut, sebanyak 4 unit kapal PETI yang beroperasi di wilayah Desa Sawah Teluk Kuantan dihancurkan dengan menggunakan martil lalu dihanyutkan. Sementara, 5 unit kapal lainnya dihancurkan di Desa Pulau Aro Teluk Kuantan. Sumber: Riau Pos
Masih ingat tulisan saya yang berjudul "Keindahan Aro Island, Kampung Halamanku"? Nah, disana saya menyebutkan gimana indahnya kampung halaman saya, salah satunya itu, ada sungai yang pinggirnya ada pulau bebatuan gitu. Indah banget..!! Bisa liat sunset juga disana. Sesekali kami juga sering mandi di sungai kalau airnya jernih. Lalu kalau ada penambangan emas disekitar desa kami, apa yang akan terjadi? Jelas saja air sungai pasti keruh, bebatuan ditepi sungai berserakan, suara mesin tambang yang bising. Menimbulkan keresahan. Walaupun saya jarang pulang kampung, tapi tetap aja itu kampung yang sangat saya cintai, gak boleh dirusak oleh tangan jahil dong. Ntar gimana kalau kami mau mandi di sungai kalau airnya udah tercemar gitu? Gimana kalau mau bakar-bakar ubi di tepi sungai kalau pulaunya udah berserakan? Gimana mau liat sunset dari pulau bebatuan? Kalau semuanya rusak ditangan mereka yang mau menang sendiri. So saya sih setuju aja, HANCURKAN SAJA...!!!!! Gimana menurut kalian kalau ini terjadi dikampung kalian?

Thanks for reading & sharing Mungkin Blog

Previous
« Prev Post

23 komentar:

  1. apanya va yang dihancurkan ? padahal udah keren , yang perlu mungkin dilestarikan dan kesadaran dari manusia itu sendiri :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya kapal PETI ilegalnya lah, masa keindahan kampungnya yang dihancurin?? iihhh aneh deh -____-

      Delete
    2. Nenna ketara banget gak baca postingannya. Hohoho...
      Iya di taluk banyak penambangan emas liar gt ya va. Klo kk setuju jg tu va. Ancurkan aja! Syg bgt sungainya nnti tercemar, air jd keruh. Ga bisa foto2 disana lagi dunk

      Delete
    3. hahaha iya ya kak :D
      tu lah kak, biasa kan asyik fto2 situ,, hehe

      Delete
  2. ngebetein banget si itu orang yg nambang.
    keindahan alam dirusak seenak udel aja.
    gali tu emas di freeport dari pada dimiliki orang, kalian aja tambang di sana u,u

    ReplyDelete
  3. berarti itu yang namabang bukan warga sekitar lagi ya..! atau emang udah kayak perusahaan gitu..
    kalo udah begitu mah udah gak bisa dibiarin. itu namanya mengambil untung dibalik buntung. #IniApaSih.
    tapi kalo emang orang satu kampung udah pada gak setuju. udah bakar aja, bakar..

    ReplyDelete
    Replies
    1. bukan, ya itu buktinya udah dibakar,

      Delete
  4. setuju-setuju aja, bahkan sedelapan. kalau untuk penambangan liar si gak usah di kasih ampun. biasanya pemerintah daerah memberikan ijin pada perusahaannya, tapi pemerintah daerah di sana gak ngasih ijin ya? kalau iya salut untuk pemerintah daerahnya yang masih mementingkan kepentingan rakyatnya.
    pokoknya bakar aja kapalnya, biar tahu kalau masyarakat setempat benar-benar ingin menjaga lingkungannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ini gak perusahaan, pribadi gitu.
      yamana ngasi ijin, itu kan daerah pdat pnduduk, ganggu banget, hhe

      Delete
  5. Aku harus kesana ! aku harus kesana ! itung - itung nyari investasi emas buat masa depan dan masa tua, terus bisa juga jadi mahar pas aku nikah nanti. Aku harus kesana ! hahahaahah

    emang bener kak, mereka yang sembarangan ya dibales sembarangan aja sekalian, tapi kok gak jera jera ya ? manusiawi lah mata duitan semua kalo liat harta karun ._. alam dirusak pun gak jadi masalah buat mereka. Kejam

    ReplyDelete
    Replies
    1. haahhahahaha
      tu lah, parah, sampai gak mikirin org lain.

      Delete
  6. Ikut BE itu bikin aku merasa cupu karena banyak tempat keren d seluruh penjuru indonesia. Tapi bener2 mengecewakan mental mental kayak gitu ._.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hiduppp BE...!!!
      ya gitu lah nyatanya..!

      Delete
  7. setuju banget!!!
    menurutku warga desanya sudah termasuk berani bertindak cepat dengan menghancurkan PETI PETI itu. salut!

    ReplyDelete
  8. emang hal-hal semacam itu bisa bikin gregetan banget....
    harusnya kalo kamu jadi pejabat gede yang kekuasaannya lebih dari pejabat daerah, pasti bisa tuh buat menghancurkan mereka...yah sayangnya pejabat gede kita sekarang malah menyalahgunakan kekuasaannya buat mensejahterakan penambangan liar...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sih, hhmmm semoga mereka semakin sadar n pemerintah mau membantu menanggulanginya.

      Delete
  9. waaah.. saya juga setuju... hancurkan saja.. toh tindakan yang mereka lakukan termasuk ilegal dan meresahkan warga dikampungnya eva.. hmm udah dua kali kapalnya di bakar gak jera juga yaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, ya maklumlah, namanya juga manusia, hehehehaha

      Delete
  10. kalau ini terjadi di kampungku, aku nggak terima. Kemana lagi harus mancing kalau sungainya hancur akibat penambangan.

    ReplyDelete
  11. Itu sungai atau apa sih? Kok bagus banget?
    Waah iya tuh, kan mengganggu ya, mending dihancurkan..

    ReplyDelete
  12. Sungainya bagus ihh banyak pasir gitu sayang banget malah dicemarin sama para penambang liar itu

    ReplyDelete