Home » , » Bono Kampar, Ombak 7 Hantu yang Kian Mendunia
Wednesday, 26 November 2014

Bono Kampar, Ombak 7 Hantu yang Kian Mendunia

Posted by Mungkin Blog on Wednesday, 26 November 2014

Beberapa tahun belakangan ini, di Riau ada sebuah tempat wisata baru yang pamornya kian melejit hingga ke mancanegara. Wisata itu bernama Bono. Sudah lama sebenarnya saya ingin menuliskan tentang Bono ini, namun karena sudah banyak yang menuliskan entah kenapa niat saya menciut. Setelah dikaji kembali tidak ada salahnya saya menuliskan apa yang ingin saya sampaikan. Berhubung karena sudah banyak berita dan informasi di dunia maya tentang Bono, maka di postingan ini saya akan mengulas dari berbagai macam situs tersebut.
Bono Terjadi Di Sungai (Bukan Laut)
Bono adalah gelombang atau ombak yang terjadi di Muara Sungai Kampar, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, Indonesia. Gelombang bono terjadi diakibatkan benturan tiga arus air yang berasal dari Selat Melaka, Laut Cina Selatan dan aliran air Sungai Kampar. Secara ilmiah, gelombang bono merupakan salah satu peristiwa alam yang cukup langka dan jarang terjadi. (Sumber: Wikipedia). Nah, jadi Ombak Bono ini merupakan sebuah tempat wisata yang cocok untuk kalian-kalian yang suka surfing. Iya surfing, alias berselancar tapi kali ini bukan di laut yang ada pantainya, melainkan di Sungai. Iya, di Sungai. Lebih hebatnya lagi gelombang Bono ini tingginya sekitar 4-5 meter. Pada bulan November dan Desember merupakan puncak dari tingginya gelombang.Nah, kebetulan banget dah. 
Bekudo Bono dan Legenda Ombak 7 Hantu
Bagi penduduk daerah Kuala Kampar, bono sudah mereka kenal sejak kecil. Sebab itulah tidak aneh, apabila anak-anak, remaja dan juga orang dewasa menganggap bono sebagai sahabatnya, tempat mereka bermain ketangkasan menunggangi Bono atau disebut Bekudo Bono menggunakan perahu-perahu (sampan) kecil. (Sumber: BonoKampar.com). Hingga sekarang Bono berubah menjadi salah satu lokasi wisata yang terkenal sampai ke mancanegara. Lokasi wisata ini juga semakin melejit karena di unggah dalam YouTube oleh SurfersvillageTV sejak 3 tahun yang lalu dan sudah lebih dari satu juta kali tayang. Berdasarkan legenda Bono ini berjumlah 7 ombak besar dari hantu yang membuat Belanda tidak bisa masuk ke Kuala Kampar. Kemudian karenadari 9 ombak tersebut, 1 terkena tembakan meriam Belanda, maka ombak tersebut tidak muncul lagi dan sekarang tinggal 6 ombak besar. Kalau kalian pada penasaran dengan video yang saya sebutkan di atas. Silahkan lihat di bawah ini!

Oleh-Oleh dari Bono
Sebagai kota wisata yang mendunia tentu ada yang kurang kalau tidak ada yang menjual oleh-oleh atau buah tangan untuk para wisatawan yang sudah berkunjung ke Kota Bono tersebut. Oleh karena itu, masyarakat sekitar mulai membuat berbagai macam kerajinan yang tentunya juga membuat ekonomi masyarakat ikut terdongkrak. Berikut ini cuplikan beritanya:
Banyak masyarakat yang kini membuka usaha. Mulai dari rumah makan, penginapan, hingga oleh-oleh atau buah tangan yang akan menjadi incaran wisatawan untuk bisa mereka bawa pulang ke daerah masing-masing. Desa Teluk Meranti kini sudah jauh berubah. Sudah ada Rumah Kreatif Teluk Meranti (RKTM) yang didirikan untuk menarik minat dan bakat masyarakat dalam menghasilkan kerajinan tangan. (Sumber: Riau Pos)
Ada pula dalam bentuk baju, selendang dan sapu tangan batik yang tentunya bercorakkan gelombang Bono. Tentunya dapat dibayangkan bagaimana kondisi perekonomian disana akibat adanya tempat wisata yang semakin terkenal yang merekanya menyebutnya dengan seven ghosts tersebut. Jika sudah begini, pandai-pandai masyarakat lagi untuk menjaga dan membuat wisatawan nyaman untuk selalu datang dan datang lagi menikmati berselancar di atas Bono.

sumber: pencintaalam.org

Nah, tunggu apalagi untuk kalian yang suka berselancar datanglah ke Riau coba senasasinya berselancar di Sungai. Kalau saya sih gak bisa tuh hehe.  Sedangkan untuk jadwal terjadinya bono, cara menuju lokasi, penginapan dan lain sebagainya kalian bisa lihat di situs Wikipedia atau BonoKampar.com.

Thanks for reading & sharing Mungkin Blog

Previous
« Prev Post

9 komentar:

  1. Bono ya. Hemm, gue udah pernah nih, nyoba megang papan seluncurnya, pas liat sungai, eh, malah gak ada ombak. Adanya ikan cupang lagi say "Yakin lho!!" Sambil mata nanar. :D

    Pengalaman di Bono itu seru, gue kesana waktu KKN kemaren. Kerenlah pokoknya. :)

    ReplyDelete
  2. Belum pernah denger sih, udah pernah masuk on the spot belum? Hehehehe

    Kirain ini cerita hantu, tahunya tempat wisata di riau. Namanya juga kaya nama orang, jadi agak gimana gitu di kuping hhe

    Nunggu tayangannya di on the spot ah, kayanya menarik tuh hhe

    ReplyDelete
  3. aku baru pertama denger bono. jadi bono itu semacam gelombang yang bisa buat selancaran tapi itu bukan laut gitu? keren juga yah. tapi sayangnya aku gak bisa maen selancar -__-

    ReplyDelete
  4. Sempat baca sih kemarin tentang Bono ini. Kerenlah. Kapan kapan kalau ke Riau saya mampir deh ke sana. Penasaran dengan cerita ombak yang ditembak itu. Beneran enggak ombak bisa hilangs etelah ditembak. Hehehe.

    Ntar Iva yang jadi guidenya ya di sana:D

    ReplyDelete
  5. Bono? Namanya unik , lucu... hehe lebih uniknya lagi krn dari penjelasan Iva Bono itu terjadi di sungai, bukan laut... Maa Syaa Allah... benar-benar kekuasaan Tuhan. AH, kapan saya bisa main ke Riau... tp klu ke sana pasti cuman mandangin ombak nya aja. Oke, nice post^^ jadi nambah pengetahuan lagi sama salah satu wisata indonesia yg sdh terkenal smpai mancanegara itu.

    ReplyDelete
  6. Wooghh kok bisa ya ada ombak gede di sungai. Keren itu... belom lagi tentang cerita -cerita mistisnya. Bikin penasaran aja. Etapi akunya gak bisa surfing, bediri di papan kan susah, sama kayak berdiri di hatimu.. *eeaa #ehapasih ��

    ReplyDelete
  7. Bono?? baru denger..
    keliatannya menarik gitu..
    Bookmark :D

    ReplyDelete
  8. Wah ini kok aku baru tau ya ada beginian. Keren ih. Bono sungai yang gelombangnya udah kayak ombak. Hasil dari tubrukan tiga arus. Keren asli, walau aku gak bisa main surfing tapi rasanya perlu banget datang ke sana ngeliat langsung gelombang Bono. Riau keren, postingannya sukses menambah wawasan. :)

    ReplyDelete
  9. Saya aja orang riau belom pernah ke sana. Cmn jgn lupa jg mampir k siak sri inderapura. Enggak k riau nmanya klo enggak k istana siak :)

    ReplyDelete