Home » » Kepada Senja
Tuesday, 29 November 2016

Kepada Senja

Posted by Mungkin Blog on Tuesday, 29 November 2016

Kepada senja di tepi Sungai Kuantan pada penghujung hari ini. Adalah aku yang tak luput memerhatikannya. Seorang yang ku temui bukan sebentar saja. Bibirku rapat erat, tak mau lagi ku luahkan harapan untuk sesiapapun. Senandungku sore ini berbalut jinggamu, tentu kamu pun tau wahai senja bahwa aku ingin dia ada disini. Sungguh aku mohonkan maaf, karena ku jatuh hati tak lagi pada hati yang sama.
Senja, sorot mata itu pernah ku saksi dan kamu pun menyaksikannya. Senja itu tak sama dengan senja ini. Entah kapan lagi. Moga ia tak keliru, memahami maksud yang tersirat dariku. Memang benar kata orang, terkadang cinta hanya butuh diam karena berbicara hanya akan membuat masalah. Atau mungkin mencipta jarak yang semakin jauh, tak terbatas lagi. Tentu saja yang terpenting kenangan itu sudah ku kemas dalam bingkai rindu. Rindu yang tak tahu tempat mengadu. Sungguh senyummu mengusik bayang. Tatapmu tak ku lupa bahkan dalam setiap bait aksara ingin ku tulis semua tentang si pemilik mata sayu itu. Tapi, keterbatasan ini menyadarkanku bahwa bukan seperti aku yang pantas untuk menambah indah senjamu.


Teluk Kuantan, 29 November 2016
Suatu Senja di Pulau Aro
Vaa

Thanks for reading & sharing Mungkin Blog

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Post a Comment