Thursday, 14 April 2016

Surat untuk Tama *1

Hai, Tama! Apa kabarmu sekarang? Aku gak tau harus mulai surat ini dari mana. Hari ini tepat 13 tahun sejak aku mengenal kamu. Juga tepat 11 tahun sejak aku mulai menyayangimu, kamu pun tau itu kan? Bahkan pada saat itu akupun tak tau apa itu sayang dan apa itu cinta. Pertama kali aku jadi pecundang. Aku tak peduli apa artinya semua itu. Aku lebih suka untuk melihatmu lebih lama. Tama, aku tidak tau bagaimana kamu sekarang. Sudah lebih dari 5 tahun aku tidak pernah melihatmu lagi. Rasa itu tidak pernah berubah sedikitpun. Aku butuh satu alasan untuk tak lagi mengingatmu, tapi aku tak mendapatkannya. Izinkan aku untuk menceritakan dari awal bagaimana semua itu bermula. Semoga kamu betah membaca surat demi suratku untukmu.

Instagram dan Line@ Mungkin Blog

Benar-benar waktu yang lama vacum ngeblog untuk yang kali ini. Kalau dihitung-hitung sudah lebih kurang 5 bulan. Hampir setengah tahun tanpa nulis blog. Sekarang, ketika saya menulis postingan ini, benar-benar merasa canggung. Saya merasa kehilangan ciri khas saya dalam menulis. Hampir lupa bagaimana caranya menulis blog *lebay mode on*. Oke, pada postingan kali ini saya ingin mencoba mengumpulkan semangat untuk menulis lagi secara konsisten. Cara yang saya lakukan yaitu dengan mengadakan giveaway di instagram dan line@ Mungkin Blog.

Wednesday, 13 April 2016

Utuh

Ada debar tak biasa saat ku temukan kamu dalam nyata. Senjapun ikut tersenyum melihat hati yang lusuh kini telah dirawat lebih rapi oleh kamu. Ya, kamu. Lelaki yang ku temu bukan hanya dalam semu. Bahkan aku pernah bermimpi menggenggam erat jemarimu yang hangat itu. Angan itu nyata kini. Kamu tahu apa yang paling sendu? Adalah saat aku jauh dari persisianmu. Ada rasa berbeda saat paras gagahmu tak berada tepat dihadapku. Rindu. Mungkin orang menyebutnya begitu. Kamu tahu apa yang paling merdu? Ialah desah nafasmu yang mengalun manja saat kamu tepat berada dihadapku, mendekapku erat. Terimakasih atas kesabaran yang kau menangkan. Aku pastikan hanya padamu hati ini ku labuhkan. Aku mencintaimu. Utuh.

Teluk Kuantan, 13 April 2016