Wednesday, 30 November 2016

Penipu Hati

Rinai hujan waktu itu enggan memberitau sebuah kepastian, karena akupun tak mengizinkan. Ada debar yang tak biasa kala bola mata itu bermain dihadapku. Aku tak terlalu percaya diri untuk menyebut itu cinta. Menyeruak seluruh relung hati. Irama rintik hujan seakan sepi sahaja, tak ku dengar. Hanya degup irama ketakutan. Benar, tak ku inginkan. Tapi tak bisa ku bilang tidak.

Tuesday, 29 November 2016

Kepada Senja

Kepada senja di tepi Sungai Kuantan pada penghujung hari ini. Adalah aku yang tak luput memerhatikannya. Seorang yang ku temui bukan sebentar saja. Bibirku rapat erat, tak mau lagi ku luahkan harapan untuk sesiapapun. Senandungku sore ini berbalut jinggamu, tentu kamu pun tau wahai senja bahwa aku ingin dia ada disini. Sungguh aku mohonkan maaf, karena ku jatuh hati tak lagi pada hati yang sama.

Wednesday, 9 November 2016

(Bukan) Tak Mencinta Lagi

Cinta adalah sebuah rahasia. Seorang insan boleh jadi berkata ia mencinta padahal tidak atau malah sebaliknya. Hanya sang pemilik dan pencipta-Nya yang tau bagaimana, seberapa, untuk apa, karena apa sesungguhnya ia mencinta. Tiap insan pun punya cara masing-masing dalam mencinta. Tak tertutup kemungkinan ia mencintai dengan cara yang salah. Cinta merupakan sebuah rasa yang indah. Tak jarang kebahagiaan juga hadir dikarenakan cinta. Tetapi sering pula kesedihan datang setelahnya.