Home » , » Pesona Telaga Dompeng dan Danau Biru
Tuesday, 17 January 2017

Pesona Telaga Dompeng dan Danau Biru

Posted by Mungkin Blog on Tuesday, 17 January 2017

Kembali lagi bersama saya di MungkinBlog.com. Yeaah. Kalau mau bicara soal tempat wisata atau tempat foto kekinian di sekitar Teluk Kuantan, saya banyak tahu. Kali ini saya akan bicarakan tentang telaga dan danau yang baru-baru ini muncul tanpa sengaja. Telaga dan Danau itu sebenarnya tidak punya nama resmi karena memang tidak dikelola secara resmi. Hanya sebagai lokasi wisata alam untuk bersantai dan foto-foto saja. Tidak ada yang jualan disana, tukang parkir atau bahkan tukang pungut uang masuk alias abang-abang karcis. Haha. Langsung saja.
Telaga Dompeng
Telaga Dompeng (ini saya yang beri nama, karena tidak tau namanya). Terlalu berlebihan kalau tempat wisata ini diberi judul "danau". Telaga ini lagi hits di Kuansing, letaknya yaitu di Desa Sungai Jering, Kec. Kuantan Tengah, Kab. Kuantan Singingi, Riau. Kenapa diberi nama Telaga Dompeng? Jadi alasan saya ini: telaga tersebut terbentuk akibat bekas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI), masyarakat Kuansing sering menyebut pekerjaan tersebut adalah "mendompeng", yang artinya menambang emas dengan alat "dompeng". Makanya saya beri nama Telaga Dompeng. Haha. Memang tanah Kuantan Singingi kaya akan emas, mulai dari bukit hingga sungai, terkandung emas didalamnya. Memang ini seharusnya tidak boleh lagi dilakukan, tapi masih saja ada masyarakat yang melakukanya. Pemerintah sudah melakukan banyak cara untuk menghentikannya, yaitu dengan merazia hingga membakar dompeng-dompeng tersebut.
Berikut foto di instagram saya, jangan percaya, itu hasil editan.


Ini foto asli tanpa edit:
Telaga Dompeng, diambil dari sisi yang tertutup tumpukan tanah, tidak terlihat seluruh telaga
Ini dari akun @kuansingpict
Telaga Dompeng ini bisa kita temukan dengan mudah, jaraknya dekat dari Kota Teluk Kuantan (Ibu Kota Kab. Kuansing, Riau). Sekitar 10 menit dari kota, bagi yang ingin kesana lewat saja di jalan samping Rumah Bupati kemudian lurus, bertemu tanjakan belok kiri. Terus saja sampai ketemu jalan tanah dan kemudian belok kanan. Sampai. Hehe. Telaga Dompeng berwarna biru agak kehijauan, warna ini terbentuk mungkin karena zat-zat sisa aktivitas PETI dan juga karena tanahnya. Entah akan bertahan lama atau tidak, entah akan ditimbun atau tidak, yang jelas Telaga Dompeng selalu banyak didatangi pengunjung untuk bersantai di sore hari. Bahkan ada yang sempat mandi di Telaga Dompeng. Tidak menimbulkan reaksi buruk terhadap kulit, tetapi sempat memakan korban katanya sudah 1 orang meninggal karena tenggelam di Telaga Dompeng ini.

Danau Biru
Danau Biru sudah lebih dulu terbentuk dan ditemukan masyarakat Kuansing. Danau Biru juga lebih luas dan dalam dibandingkan Telaga Dompeng. Entah siapa yang memberi nama lokasi ini Danau Biru. Tetapi masyarakat Kuansing memang sudah banyak yang tahu bahwa lokasi tersebut adalah Danau Biru. Masih tergolong berlebihan sebenarnya kalau ini disebut "danau". Danau ini terletak di Desa Petai, Kec. Singingi Hilir. Kab. Kuantan Singingi Riau. Akses menuju Danau Biru masih sangat cukup sulit, jalan tanah dengan medan jalan yang naik turun perbukitan. Jaraknya juga cukup jauh dari Kota Teluk Kuantan, yaitu sekitar satu setengah jam perjalanan. Desa Petai itu sendiri terletak di jalan lintas Kota Teluk Kuantan - Kota Pekanbaru. Lokasinya tidak terletak di pinggir jalan sehingga butuh tenaga ekstra untuk datang kesana.


Danau Biru diberinama karena memang airnya berwarna biru. Kalau Telaga Dompeng terbentuk akibat aktivitas PETI. Nah, Danau Biru terbentuk akibat penambangan batu bara. Masih belum ada masyarakat yang berani masuk ke airnya karena takut ada zat berbahaya yang terkandung di dalamnya. 

Nah, itu dia yang lagi hits di daerah kami, Kuantan Singingi. Telaga dan Danau yang terbentuk akibat pertambangan. Entah akan dijadikan objek wisata daerah untuk selanjutnya atau tidak, kita lihat saja ke depannya. Kita sebagai masyarakat hanya nikmati dan jaga saja keindahannnya. Kalau bukan kita siapa lagi.

Thanks for reading & sharing Mungkin Blog

Previous
« Prev Post

2 komentar: