Home » , » Ngetrip ke Air Terjun Patisoni
Monday, 3 April 2017

Ngetrip ke Air Terjun Patisoni

Posted by Mungkin Blog on Monday, 3 April 2017

Total baru 4 (empat) air terjun yang saya jelajahi di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), kampung halaman. Sementara di Kuansing ada lebih dari 20 Air Terjun. Woow masih banyak banget yang belum saya datangi yaa. Kalian bisa baca cerita travelling saya ke 4 air terjun tersebut dengan klik label Pesona Kuantan Singingi. Selain pesona air terjun, bisa juga temukan keindahan Kuansing lainnya di label tersebut. Mulai dari budaya, tradisi hingga lokasi menarik untuk dikunjungi. Oke, kali ini saya akan ceritakan perjalanan saya bersama guru-guru muda bersahaja menuju sebuah Air Terjun yang bernama Air Terjun Patisoni. Bagaimana keseruannya, yuk baca artikel Ngetrip ke Air Terjun Patisoni ini. Kalau lagi malas baca, bisa klik aja langsung video YouTube yang saya sematkan di akhir postingan ini. Tapi jangan lupa like, comment dan subscribe yaa.

Letak Air Terjun Patisoni
Air Terjun Patisoni terletak di Desa Cengar, Kec. Kuantan Mudik, Kab. Kuantan Singingi, Provinsi Riau. Dari ibukota kabupaten yaitu Kota Teluk Kuantan jaraknya sekitar 1 jam perjalanan menggunakan sepeda motor. Melewati jalan lintas Kuansing - Sumatera Barat, jalan desa dan jalan tanah kuning dengan bebatuan kecil. Air Terjun Patisoni terletak di perkebunan sawit warga. Air Terjun Patisoni sebenarnya sudah lama ditemukan, hanya saja baru kali ini saya bisa kesana. Tetapi karena kurangnya perhatian pemerintah, lagi-lagi Air Terjun Patisoni juga bukan merupakan Air Terjun yang dikelola dengan baik. Terbukti dengan tidak adanya tempat parkir, tukang karcis ataupun tukang siomay. Hehe. Pemandangannya benar-benar alami. Aksesnya pun sebenarnya tidak tergolong sulit karena sudah dibuatkan tempat berpegangan oleh masyarakat setempat. Hanya tinggal kesadaran pengunjung untuk menjaganya.
Air Terjun Patisoni Tampak Dekat
Air Terjun Patisoni Tampak Dekat

Air Terjun Patisoni Tampak Jauh
Air Terjun Patisoni Tampak Jauh

Perjalanan Menuju Air Terjun Patisoni
Pagi itu, Selasa, 28 Maret 2017 pukul 11.00 WIB saya bersama teman guru seperjuangan berangkat menuju lokasi Air Terjun. Perjalanan habis 2 jam karena kami singgah untuk jemputin teman yang lain, beli nasi, dan sholat zuhur. Alhasil kami sampai di lokasi sekitar pukul 13.00 WIB.
Tim Ibu-Ibu
Tim Ibu-Ibu
Tim Bapak-Bapak
Tim Bapak-Bapak (kurang 1 orang nih)
Tips: Bawa makanan dari luar, karena di Air Terjun Patisoni gak ada yang jualan
Jalan menuju Air Terjun Patisoni juga melewati jalan tanah kuning dan bebatuan kecil. Namun, jalannya tidak terlalu terjal seperti jalan menuju Air Terjun Hululombu di Muara Lembu. Kami parkir di perkebunan sawit milik warga.
Tips: Bawa kunci ganda (gembok), karena gak ada tukang parkir
Kemudian berjalan sekitar 5 menit menuju puncak air terjun. Melewati jalan yang tidak terlalu menantang, karena memang sudah dibuatkan jalan oleh masyarakat setempat walaupun pegangan dan tempat berpijaknya masih dari batang-batang pepohonan yang disusun demikian rupa. Sayang sekali waktu kami datang, Air Terjun Patisoni dalam keadaan sedang keruh, karena sudah dua malam beturut-turut hujan lebat.
Air Terjun Patisoni Saat Jernih
Air Terjun Patisoni Saat Jernih

Dari Puncak Air Terjun Patisoni
Dari Puncak Air Terjun Patisoni

Setelah sekitar 10 menit kami melihat pemandangan dari puncak Air Terjun Patisoni, kami memutuskan untuk ke bawah agar bisa berenang dan makan dulu. Bagi kami (terutama wanita) gak mungkin terjun, karena itu tinggi banget. Katanya sih ada 14 meter. Setelah kami selesai makan, kami lanjut bermain air di sekitar Air Terjun. Untuk menuju tepat di bawah Air Terjun kami harus melewati tebing bebatuan disisi kanan lokasi air terjun. Bebatuannya lumayan licin.
Perjalanan ke Bawah
Perjalanan ke Bawah
Tips: Ajak teman yang pandai berenang, kalau kita tidak pandai berenang
Berhubung kemampuan renang saya masih minim, akhirnya saya beranikan diri melewati tebing bebatuan. Teman  lain yang tidak pandai berenang pun ikutan, dibantu beberapa teman yang pandai berenang juga sih. Akhirnya saya sampai di bawah air terjun, tetap aja gak berani nyebur. Udara di bawah air terjun sangat dingin sehingga kami tak lama berada di bawahnya. Tapi untuk kalian yang mau ke Air Terun Patisoni, rugi banget kalau kalian gak sampai ke bebatuan yang ada di samping Air Terjun. Sensasi di bawah air terjun, percikan air, dan angin yang ditimbulkan membuat pikiran lebih fresh. Oiya, ke Air Terjun manapun kalian, kalau gak nyebur, pasti rasanya ada yang kurang. Kalaupun gak pandai berenang, nikmati saja airnya. Segar sekali air dari tanah Indonesia ini. Sungguh, semakin membuat cinta kepada Indonesia. 
Jangan munafik. Dari kecil kita hirup udara dan minum air dari bumi Indonesia. Tak mungkin kita tak mencintainya.
Lewat Pinggir
Lewat Pinggir

Hampir Sampai Nih
Hampir Sampai Nih

Tepat Di Bawah Air Terjun Patisoni
Tepat Di Bawah Air Terjun Patisoni

Segerombolan Manusia yang Gak Jago Berenang
Segerombolan Manusia yang Gak Jago Berenang
So, gak perlu jauh-jauh untuk liburan ya. Indonesia luas, bahkan lokasi-lokasi bagus ada di Indonesia. Banggalah kita lahir di tanah air Indonesia.

Setelah itu kami lanjutkan untuk pulang dan di tempat saya berdiri meletakkan tas, kaki saya kena duri.
Tips: Hati-hati di Air Terjun Patisoni, banyak duri sawit
Beberapa hal yang unik dari Air Terjun Patisoni yaitu: air terjun masih alami, ketinggiannya menimbulkan angin yang cukup kencang, dasarnya tidak begitu dalam, banyak cahaya yang masuk karena lokasi cukup besar, tidak segelap di Air Terjun Hulu Lombu ataupun Air Terun Tangogan yang diapit tebing-tebing tinggi.

Perjalanan pulang, naik ke tempat parkiran terasa lebih berat. Medannya mendaki, jadi cukup membuat lelah. Tapi itulah gunanya pergi bersama-sama. 
Di alam, apapun bisa terjadi. Itulah gunanya kerjasama tim dalam travelling.

Oke, itu dia sedikit cerita perjalanan kami menuju Air Terjun Patisoni, semoga bisa jadi referensi untuk kalian yang mau wisata Air Terjun di Kuansing. Tapi menurut saya, karena kami datang kesana waktu airnya lagi keruh, saat ini Air Terjun Tangogan masih jadi idola bagi saya. Berikut ini video kami Ngetrip ke Air Terjun Patisoni. Maafkan kemampuan editing yang biasa aja, kamera juga agak goyang karena cuma pakai action cam. Kalau penasaran silahkan klik, videonya agak panjang sih. Ada 10 menitan, oke langsung aja. Jangan lupa like, comment dan subscribe.

Thanks for reading & sharing Mungkin Blog

Previous
« Prev Post

1 komentar:

  1. Wow,,, bawa saya kesana, kak.. Bawa saya..... :D

    ReplyDelete