Home » , » Ngetrip ke Air Terjun Dangku + Vlog
Tuesday, 2 May 2017

Ngetrip ke Air Terjun Dangku + Vlog

Posted by Mungkin Blog on Tuesday, 2 May 2017

Kabupaten Kuantan Singingi, Riau memang tidak pernah kehabisan pesonanya. Setelah beberapa waktu yang lalu saya berhasil Ngetrip ke Air Terjun Patisoni, akhirnya sekarang saya bisa menginjakkkan kaki di Air Terjun ke-5 yang saya datangi (khusus Kuansing) yaitu Air Terjun Dangku. Waah, masih banyak juga yaa air terjun yang belum saya datangi. Semoga masih diberikan kesehatan dan kekuatan oleh sang pencipta sehingga saya sanggup untuk datangi semua Air Terjun yang ada di Kuantan Singingi. Amiiin. Kali ini saya tim saya ngetrip bukan bersama Komunitas Kuansing Teachers Adventure, melainkan teman ngetrip sebelumnya yaitu family and besfriend. Kita yang selalu ada saat dibutuhkan dan membutuhkan. Nah, bagaimana keseruan kami ngetrip ke Air Terjun Dangku. Yuk ikuti terus yaa.

Letak Air Terjun Dangku
Air Terjun Dangku terletak di Desa Pantai, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau. Dari Kota Teluk Kuantan (ibukota Kabupaten Kuantan Singingi) menuju lokasi air terjun dibutuhkan waktu sekitar satu setengah jam dengan jarak total 56 Km. Diperkirakan sekitar 20 Km di jalan lintas, 34 Km di jalan desa dan 2 Km jalan masuk menuju lokasi (jalan tanah). Agak sedikit berbeda dengan Air Terjun Patisoni, Air Terjun Dangku ini sudah dikelola, walaupun bukan oleh pemerintah daerah, melainkan warga setempat. Terbukti dengan adanya penunjuk arah (baru dibuat pas waktu kami kesana) dan sudah ada yang menjaga sepeda motor kami alias tukang parkir. Air Terjun Dangku ini terletak di dalam perkebunan sawit sehingga dulunya banyak kabar beredar bahwa sering pengunjung kehilangan sepeda motor, tetapi sekarang keadaan berbeda karena sudah ada tukang parkir. Ya walaupun saat itu kami jaga-jaga dengan menggembok rantai sepeda motor kami.




Perjalanan Menuju Air Terjun Dangku
Pada hari itu, Minggu, 9 April 2017 kami (Iva, Taufik, Kak Welia, Kak Ika, Dedi, Telha) berangkat menuju Air Terjun Dangku sekitar pukul 11:30 WIB dari Kota Teluk Kuantan. Kami kira perjalanan cukup singkat, tenyata tidak ada 56 Km yang harus kami lalui. Waktu itu menunjukan pukul 12:20 WIB kami memutuskan untuk sholat zuhur terlebih dahulu pada salah satu Mesjid di Desa Cengar. Masih ada sekitar setengah jam menuju lokasi. Kemudian kami lanjutkan perjalanan, kami tidak singgah membeli makan atau minuman karena untuk trip kali ini semua sudah kami persiapkan dari rumah. Membawa bekal nasi dan minum dari rumah. Hanya saja kami berbelok sedikit sebentar menuju Pasar Lubuk Jambi untuk membeli gembok rantai sepeda motor.
Lama waktu berlalu, saya yang awalnya tidak menyangka lokasinya cukup jauh mulai heran dengan jalanan yang sangat sunyi. Di samping kiri kanan kami hanya ada kebun sawit. Hanya beberapa rumah warga. Hingga tiba akhirnya Taufik (adik saya) yang sudah pernah ke Air Terjun ini menghidupkan lampu menandakan belok ke kanan. Kebetulan para pemuda Desa Pantai sedang memasang petunjuk arah menuju Air Terjun Dangku yang terbuat dari parabola bekas dan di cat berwarna kuning. Disana bertuliskan "Air Terjun Dangku, Desa Pantai 2 Km". Kami lanjutkan 2 Km perjalanan dengan jalan yang sedikit berbeda, jalan tanah dengan bebatuan yang lumayan besar. Hampir sama dengan jalan ke Air Terjun Hulu Lembu, namun bedanya kali ini medan jalannya tidak begitu curam naik dan turunnya.
Akhirnya setelah 2 Km berlalu, kami parkirkan kendaraan kami tepat di bawah pohon sawit. Kemudian dirantai dan digembok. Tapi Alhamdulillah kekhawatiran kami atas isu kehilangan motor mulai menurun karena ada pemuda Desa Pantai yang mau jadi juru parkir. Seharga Rp.5.000/motor. Turun dari sepeda motor kami lanjutkan berjalan kaki ke bawah dengan medan yang tidak begitu sulit. Cukup 2 menit, tak jauh dan akhirnya sampailah kami di Air Terjun Dangku. Sebelum menikmati keindahan dan kesejukan airnya, kami putuskan untuk makan siang terlebih dahulu.

Keunikan Air Terjun Dangku 
Diantaranya yaitu aliran air terjunnya yang bisa dihentikan menggunakan batuan besar yang ada di puncak air terjun. Selain itu juga Air Terjun Dangku ini memiliki air yang sangat jernih, mungkin juga karena dasarnya bebatuan. Hingga kita bisa lihat dengan jelas bebatuan dan kayu-kayu yang ada di dasar kolam air terjun tersebut. Selain itu Air Terjun Dangku juga memiliki ciri khas yaitu pohon tumbang besar yang ada di sisi kiri air terjun. Ini menambah keindahannya serta dimanfaatkan oleh pengunjung untuk sampai ke puncak air terjun. Nah, dari situlah Air Terjun Dangku ini bisa dihentikan alirannya. Batuan besar yang ada di puncaknya bisa menahan debit air. Kebetulan juga saat itu debit airnya tidak tinggi. 
Air Terjun Dangku Berhenti Mengalir

Ditambah lagi dengan sinar matahari yang tepat menyinari langsung dari puncak air terjun, sehingga kalau kita berfoto, airnya akan memantulkan cahaya tersebut. Indahnya. Tetapi bagi kalian yang mau kesini, paling tidak pas kalau hari libur, karena ramai pengunjung sementara tempat mandi atau kolamnya tidak begitu luas. 

Oiya, bagi teman-teman yang mau datang berkunjung, kalau kalian punya motor trail bisa dibawa ke bawah. Langsung ke dekat air terjun. Tapi hati-hati yaa. Waktu kami datang berkunjung sebenarnya banyak sampah berserakan, seperti sampah snack dan botol minuman. Tapilagi-lagi sepertinya pemuda Desa Pantai cepat tanggap, mereka lihai membersihkan lokasi air terjun dari sampah-sampah tersebut. Itulah yang kami lihat saat kami datang ke Air Terjun Dangku.

Semoga mereka-mereka yang demikian disadarkan diri dan pikirannya. Apa susahnya bawa kembali sampahnya. HHmmm. Tunggu apalagi mari jelajah alam Kuantan Singingi, Provinsi Riau masih ada lebih dari 20 air terjun yang belum saya datangi. Mau ngetrip bareng? Ayo hubungi saja. Kapan ke Riau? #AyokeRiau

Video Ngetrip ke Air Terjun Dangku
Berikut ini videonya, maaf putar otomatis nih. Hehe

Thanks for reading & sharing Mungkin Blog

Previous
« Prev Post

1 komentar:

  1. air terjunya warna hijau bening gitu ya,
    semoga ga ada sampah-sampah yang berserakan sampai ke air terjunya :)
    aku pengen kesana tapi jauh eung di Riau wkwk

    ReplyDelete